Bupati Bandung dan Warga Kompak, Donasi Awal Masjid Besar Cikancung Capai Rp600 Juta

Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Besar Cikancung di Kampung Seke RT 02/RW 08, Desa Cikasungka, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Minggu (24/5/2026).(Dok.Diskominfo Kabupaten Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Besar Cikancung di Kampung Seke RT 02/RW 08, Desa Cikasungka, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Minggu (24/5/2026). Pembangunan rumah ibadah tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus simbol kebersamaan masyarakat Cikancung.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan masjid bukan hanya sebatas membangun fisik, tetapi juga upaya memakmurkan rumah ibadah melalui kegiatan keagamaan seperti shalat berjamaah, tilawatil Quran, hingga pembelajaran agama bagi masyarakat.

“Kita tidak hanya membangun bangunan masjid, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan syiar Islam di tengah masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa KDS tersebut.

Ia mengapresiasi kekompakan berbagai unsur di Kecamatan Cikancung, mulai dari tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ikut mendukung pembangunan masjid.

Pada kesempatan itu, KDS juga menggelar lelang donasi pembangunan masjid. Dari hasil penggalangan dana spontan tersebut, terkumpul estimasi bantuan sekitar Rp600 juta.

Menurutnya, dukungan masyarakat terhadap pembangunan Masjid Besar Cikancung sangat tinggi. Salah satunya ditunjukkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cikancung yang telah menyebarkan sekitar 12.000 amplop untuk menghimpun partisipasi warga dan para donatur.

“Semoga pembangunan ini berjalan lancar dan semua yang ikut berpartisipasi mendapatkan pahala dari Allah SWT,” katanya.

Masjid yang dirancang berukuran 18 meter x 18 meter itu diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp4,1 miliar. Namun, Kang DS berharap biaya pembangunan dapat ditekan menjadi sekitar Rp2,5 miliar hingga Rp3 miliar melalui semangat gotong royong masyarakat.

Ia menargetkan pembangunan masjid dapat selesai dalam waktu enam bulan. Menurutnya, keberadaan masjid nantinya diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Cikancung sekaligus pusat aktivitas keagamaan warga.

“Pembangunan masjid adalah amal jariyah dan menjadi bekal menuju akhirat. Bantuan bisa berupa harta, tenaga, maupun pikiran,” tuturnya.

Sebagai bentuk dukungan, KDS secara spontan memberikan bantuan Rp250 juta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), ditambah donasi pribadi sebesar Rp50 juta. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp300 juta.

Ia menegaskan, nilai utama dalam membantu pembangunan rumah ibadah bukan terletak pada besarnya nominal bantuan, melainkan keikhlasan.

“Intinya adalah keikhlasan, bukan besar kecilnya bantuan,” ucapnya.

Kegiatan peletakan batu pertama itu turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Bandung, jajaran Forkopimcam Cikancung, panitia pembangunan Masjid Besar Cikancung, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan Ansor Kecamatan Cikancung, serta sejumlah pelaku usaha setempat.*

Pos terkait