SATUMEDIA.ID – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan Bupati Bandung HM Dadang Supriatna untuk memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat. Salah satunya melalui penyaluran hewan kurban bantuan kemasyarakatan dari Presiden RI kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Dayeuhkolot, Rabu (27/5/2026).
Penyerahan simbolis dan penyembelihan hewan kurban dilakukan di Masjid Jami Al Munawaroh, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang. Dalam kegiatan itu, Dadang Supriatna didampingi istrinya Hj Emma Dety Dadang Supriatna, Anggota DPR RI H Asep Romy Romaya, Kepala Desa Tegalluar H Galih Hendrawan, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bandung.
Sebelum menghadiri kegiatan tersebut, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Agung Al Fathu Soreang. Setelah itu, ia turut melakukan penyembelihan hewan kurban di Masjid Al Fatih Rumah Dinas Bupati Bandung untuk para pegawai di lingkungan rumah dinas.
KDS kemudian menyerahkan hewan kurban bantuan Presiden RI berupa sapi berbobot sekitar 1,3 ton yang disalurkan kepada warga Kampung Lamajang Peuntas RT 04/RW 16, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot.
Menurutnya, lokasi penyaluran dipilih karena kawasan tersebut kerap terdampak banjir dan masyarakatnya membutuhkan bantuan.
“Alhamdulillah, bantuan dari Bapak Presiden berupa satu ekor sapi seberat 1,3 ton ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga yang terdampak banjir,” ujar KDS.
Usai dari Dayeuhkolot, KDS melanjutkan kegiatan penyembelihan hewan kurban di kampung halamannya di Kampung Sapan, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang.
Ia mengatakan, kurban yang dilakukan keluarganya merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Berharap pemotongan hewan kurban ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, KDS juga mengajak masyarakat memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Menurut dia, ibadah kurban memiliki nilai spiritual yang besar sekaligus menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Makna dari pelaksanaan ibadah kurban itu lebih peka terhadap kondisi sosial masyarakat. Berbagi merupakan langkah sosial yang diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
KDS memperkirakan jumlah hewan kurban di Kabupaten Bandung tahun ini mencapai sekitar 24.000 ekor, baik sapi maupun domba. Angka tersebut dinilai menunjukkan meningkatnya kepedulian sosial masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.
“Saya berharap masyarakat yang telah melaksanakan ibadah kurban diberikan rezeki yang semakin bertambah dan pahala yang berlimpah,” katanya.
Selain itu, Bupati Bandung juga mendoakan para jemaah haji asal Kabupaten Bandung yang tengah menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci agar diberikan kesehatan, kelancaran, dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur dan mabruroh.*





