SATUMEDIA.ID – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung menggencarkan upaya pengelolaan sampah di lingkungan pasar melalui program Gerakan SIGAP SAMPAH. Program ini menjadi salah satu inovasi Disperdagin dalam mendorong terciptanya pasar yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperdagin Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, membuka secara langsung pelatihan SIGAP SAMPAH yang diikuti para pedagang dan pengelola pasar. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan sampah di kawasan pasar.
“Pelatihan SIGAP SAMPAH ini difokuskan untuk membangun sinergi antara pedagang dan pengelola pasar dalam mengelola sampah secara lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Dicky Anugrah dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).
Menurut Dicky, pelaksanaan program tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung. Melalui kolaborasi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pengurangan, pemilahan, hingga pengolahan sampah agar tidak berakhir di tempat pembuangan akhir.
“Bersama rekan-rekan dari DLH Kabupaten Bandung, kami belajar mengenai pentingnya mengurangi, mengantisipasi, dan mengolah sampah agar memiliki nilai manfaat. Pasar yang sehat dimulai dari pengelolaan sampah yang baik,” katanya.
Ia berharap gerakan SIGAP SAMPAH mendapat dukungan dari berbagai pihak sehingga dapat menjadi budaya baru di lingkungan pasar tradisional.
“Mari bersama-sama mendukung gerakan SIGAP SAMPAH demi mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih bersih dan nyaman,” tutur Dicky.*





