FPN Bandung Raya Gelar Donor Darah, Wujudkan Solidaritas Palestina Lewat Aksi Kemanusiaan

Free Palestine Network (FPN) Bandung Raya menggelar kegiatan donor darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan Aceh No. 79, Kota Bandung, Jumat (3/7/2026).(Dok.FPN).**

SATUMEDIA.ID – Solidaritas terhadap Palestina tidak hanya diwujudkan melalui aksi penyampaian aspirasi atau kampanye publik. Semangat itu juga dapat diterjemahkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Gagasan itulah yang melatarbelakangi Free Palestine Network (FPN) Bandung Raya menggelar kegiatan donor darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan Aceh No. 79, Kota Bandung, Jumat (3/7/2026).

Puluhan anggota dan aktivis FPN dari berbagai daerah di Bandung Raya mengikuti aksi kemanusiaan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Ketua Pelaksana kegiatan, Sri Anggraeni, mengatakan donor darah dipilih karena mencerminkan nilai dasar perjuangan FPN, yakni membela kehidupan dan menjunjung tinggi kemanusiaan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa solidaritas terhadap Palestina tidak berhenti pada slogan ataupun pernyataan dukungan. Nilai-nilai yang kami perjuangkan harus hadir dalam tindakan yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Donor darah menjadi salah satu cara sederhana, tetapi memiliki dampak yang sangat besar bagi keselamatan nyawa orang lain,” ujar Sri.

Menurut dia, perjuangan membela rakyat Palestina pada hakikatnya merupakan perjuangan menegakkan nilai-nilai kemanusiaan universal. Karena itu, setiap aksi yang membantu menyelamatkan kehidupan manusia merupakan bagian dari semangat solidaritas yang terus dikembangkan FPN.

Ketua Dewan Pakar FPN, Dr. Dina Sulaeman, menambahkan bahwa kegiatan donor darah memiliki makna yang erat dengan kondisi kemanusiaan yang sedang dihadapi rakyat Palestina.

“Di Palestina, ribuan korban luka menghadapi keterbatasan layanan kesehatan akibat konflik yang berkepanjangan. Rumah sakit mengalami kerusakan, tenaga medis bekerja dalam keterbatasan, sementara kebutuhan darah terus meningkat. Donor darah yang kami lakukan hari ini memang diperuntukkan bagi pasien di Indonesia, tetapi aksi ini menjadi simbol bahwa setiap kehidupan manusia memiliki nilai yang sama dan layak diselamatkan,” kata Dina.

Ia menegaskan, kepedulian terhadap Palestina seharusnya melahirkan budaya saling membantu, bukan hanya meningkatkan kepedulian terhadap satu bangsa.

“Jika kita benar-benar meyakini pentingnya membela kemanusiaan di Palestina, maka nilai yang sama juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Membantu masyarakat yang membutuhkan darah adalah bagian dari komitmen itu. Solidaritas sejati selalu diwujudkan melalui tindakan, bukan sekadar kata-kata,” ujarnya.

Free Palestine Network merupakan jaringan aktivis pro-Palestina yang telah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) di 31 provinsi di Indonesia sebagai wadah konsolidasi gerakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Organisasi ini juga memiliki Pokja di sejumlah negara, seperti Belanda, Amerika Serikat, Mesir, Iran, Turki, dan Malaysia.

Melalui kegiatan donor darah tersebut, FPN berharap semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa perjuangan membela Palestina tidak hanya dilakukan melalui advokasi dan kampanye, tetapi juga melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberi manfaat bagi siapa saja.

“Solidaritas kepada Palestina pada akhirnya adalah keberpihakan kepada nilai kemanusiaan. Ketika kita mampu menyelamatkan satu nyawa, di mana pun orang itu berada, kita sedang menjaga nilai yang sama yang juga kita perjuangkan untuk rakyat Palestina,” pungkas Dina.*

Pos terkait