SATUMEDIA.ID – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bandung untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk lokal.
Hal itu dilakukan Perkumpulan Pelaku UMKM yang tergabung dalam Masyarakat Kreatif Inovatif (Maskot) Kabupaten Bandung melalui Independence Festival 2026.
Kegiatan yang sekaligus menandai HUT pertama Maskot tersebut digelar di kawasan Pemerintah Kabupaten Bandung, tepatnya sekitar Lapangan Upakarti, sejak 10 Agustus 2026.
Festival diisi dengan berbagai perlombaan khas perayaan kemerdekaan, pertunjukan, karnaval kreatif, hingga bazar produk UMKM.
Ketua Maskot sekaligus Ketua Panitia Independence Festival 2026, Wina Setiawati, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas bersamaan dengan aktivitas perdagangan harian anggota Maskot.
Menurut dia, festival tidak hanya ditujukan untuk menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana promosi bagi produk UMKM Kabupaten Bandung.
“Kami ingin masyarakat datang bukan hanya untuk menikmati perlombaan dan hiburan, tetapi juga mengenal dan membeli produk yang dijajakan pelaku usaha lokal,” kata Wina, Rabu (19/8/2026).
Wina menuturkan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi pelaku UMKM.
Berbagai lomba khas Agustusan, seperti tarik tambang dan balap karung, turut memeriahkan festival. Selain itu, pengunjung dapat mengikuti karnaval bertema UMKM dan menyaksikan lomba dekorasi tenda.
“Harapannya, kegiatan seperti ini tidak berhenti setelah perayaan kemerdekaan. Kami ingin kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin sehingga promosi dan keberlangsungan usaha anggota terus berjalan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Maskot juga menggandeng sejumlah mitra dan sponsor. Di antaranya Kadin Kabupaten Bandung, Buku Pay, Pegadaian Cabang Soreang, 26 sponsor kuliner, serta 42 sponsor fesyen.
Wina mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung yang memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk beraktivitas dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada Bupati Bandung beserta jajaran karena telah membuka lingkungan perkantoran pemerintah untuk kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha,” kata dia.
Tokoh masyarakat sekaligus pemerhati UMKM Kabupaten Bandung, H Imam Dzohiri, menilai kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi produk lokal untuk mendapatkan pasar yang lebih luas.
Ia mengatakan, aktivitas seperti Independence Festival juga berpotensi menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Produk rumahan, khususnya kuliner khas Sunda dan berbagai hasil inovasinya, memiliki potensi besar. Kegiatan seperti ini membantu produk tersebut semakin dikenal masyarakat,” ujar Imam.
Selain menyediakan stan penjualan produk lokal, panitia menyiapkan sejumlah hadiah bagi pengunjung melalui pengundian door prize.
Hadiah yang disediakan antara lain telepon seluler, lemari es, kompor gas, serta puluhan hadiah hiburan lainnya.
Melalui Independence Festival 2026, Maskot Kabupaten Bandung berharap kegiatan promosi UMKM dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi pelaku usaha lokal.*

