Sungai Citepus Jadi Jalur Sampah Kiriman, Pentahelix Dayeuhkolot Dorong Penahan dari Hulu

Sungai Citepus, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung menjadi jalur pembuangan sampah yang berasal dari daerah hulu.(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Pemandangan tak biasa terlihat di aliran Sungai Citepus, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Tumpukan sampah memenuhi permukaan sungai hingga foto kondisi tersebut viral di media sosial.

Tim Pentahelix Dayeuhkolot langsung turun tangan setelah kabar tersebut menyebar. Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto bersama Camat Dayeuhkolot Asep Suryadi dan Lurah Pasawahan Gandung Audi mengecek kondisi sungai pada Kamis (20/8/2026).

Tri mengatakan, tumpukan sampah yang terlihat di Sungai Citepus bukan berasal dari aktivitas warga Pasawahan. Menurut dia, sampah tersebut merupakan kiriman dari wilayah hulu yang terbawa arus sungai dari Kota Bandung.

“Kalau pagi biasanya tumpukan sampah terlihat sangat banyak. Tetapi ketika siang, sampah kembali terbawa arus dan terus mengalir ke Sungai Citarum,” kata Tri saat dikonfirmasi Jumat (21/8/2026).

Ia menyebut kondisi tersebut terjadi berulang. Dayeuhkolot, kata dia, hanya menjadi lokasi persinggahan sampah sebelum kembali hanyut mengikuti aliran sungai.

Karena itu, Pentahelix Dayeuhkolot mendorong adanya penanganan dari sumber persoalan. Salah satunya dengan memasang jaring penahan sampah di sejumlah titik aliran sungai.

Jaring tersebut dinilai dapat menjadi penyaring awal sehingga sampah yang terbawa dari wilayah hulu bisa ditahan sebelum mencapai Dayeuhkolot dan masuk ke Sungai Citarum.

“Dayeuhkolot ini yang menjadi korban sampah kiriman. Karena itu, penanganannya harus dilakukan bersama-sama dari hulu, bukan hanya ketika sampah sudah sampai di sini,” ujar Tri.

Tri mengungkapkan, usulan pemasangan jaring penangkap sampah sebenarnya telah disampaikan dalam rapat koordinasi lintas wilayah beberapa bulan lalu.

Dalam rapat tersebut, Pentahelix Dayeuhkolot berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Pemerintah Kota Bandung, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kami berharap usulan ini segera ditindaklanjuti. Jangan sampai persoalan sampah kiriman terus berulang dan akhirnya menjadi beban bagi masyarakat serta lingkungan di Dayeuhkolot,” katanya.

Pentahelix Dayeuhkolot akan terus memantau kondisi Sungai Citepus. Mereka juga mendorong keterlibatan pemerintah di wilayah hulu dan hilir agar persoalan sampah sungai dapat ditangani secara menyeluruh.*

 

Pos terkait