SATUMEDIA.ID – Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan pengawasan pembangunan Underpass Gatot Subroto (Gatsu) tidak boleh hanya berorientasi pada kecepatan penyelesaian proyek.
Ngatiyana mengatakan, kualitas pekerjaan dan kepatuhan terhadap ketentuan teknis harus menjadi perhatian utama agar infrastruktur yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah tersebut dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Ngatiyana saat meninjau langsung progres pembangunan Underpass Gatot Subroto, Kota Cimahi.
Menurut dia, proyek harus dikerjakan secara profesional, sesuai aturan, serta mengikuti spesifikasi yang telah ditetapkan.
“Saya juga tegaskan, jangan ada pihak mana pun yang mengatasnamakan Wali Kota untuk ikut campur, menitipkan kepentingan, atau mempengaruhi pelaksanaan proyek ini,” kata Ngatiyana dalam unggahan di akun Instagram pribadinya yang dikutip Minggu (6/9/2026).
Ngatiyana menekankan, pembangunan infrastruktur tersebut harus berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Bagi saya, yang utama bukan sekadar cepat selesai, tetapi kualitas pekerjaan harus terjaga dan pelaksanaannya selesai sesuai target,” ujarnya.
Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tidak melakukan penyimpangan maupun intervensi yang dapat mengganggu proses pembangunan.
“Kerjakan secara profesional, sesuai aturan dan spesifikasi. Infrastruktur ini dibangun untuk kepentingan masyarakat, maka hasilnya pun harus benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” kata dia.
Pembangunan Underpass Gatot Subroto merupakan salah satu proyek infrastruktur yang ditujukan untuk mendukung kelancaran lalu lintas di Kota Cimahi.
Proyek tersebut memiliki panjang penanganan sekitar 480 hingga 500 meter.
Pembangunan underpass ini menelan anggaran sebesar Rp 126.487.779.120.
Pekerjaan mulai dilaksanakan pada 19 Agustus 2026 dan ditargetkan berlangsung hingga akhir Desember 2026.
Dengan target penyelesaian pada akhir tahun, Ngatiyana meminta pelaksana proyek tetap menjaga kualitas pekerjaan selama proses pembangunan berlangsung.
Menurut dia, percepatan pekerjaan tidak boleh mengorbankan mutu maupun standar teknis yang telah ditetapkan.
Pemerintah Kota Cimahi pun akan terus memantau perkembangan proyek hingga pembangunan Underpass Gatot Subroto rampung.*





