SATUMEDIA.ID – Roadshow Bus KPK Tahun 2024 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi berakhir pada Minggu (4/8/2024). Sejak 1 Agustus 2024, lembaga antirasuah ini mengedukasi dan lebih mengenalkan serta menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada masyarakat.
“Terutama menjelang helaran Pemilihan Kepala Daerah yang akan dilaksanakan beberapa bulan ke depan dengan lebih gencar mengkampanyekan Hajar Serangan Fajar,” kata Penjabat Bupati Bandung Barat, Ade Zakir, Minggu (4/8/2024).
Sosialisasi bus KPK dilaksanakan di Bale Gempungan Gedung B, Pusat Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat.
Roadshow Bus KPK Tahun 2024 Barat dengan Tema “Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi” di Kabupaten Bandung Barat berakhir dan resmi dilepas menuju Kota Bandung untuk melanjutkan rangkaian roadshow berikutnya.
Pada kesempatan tersebut, Pj. Bupati Bandung Barat, Ade Zakir mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Anti Korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia yang telah menggelar Roadshow Bus KPK tahun ini di KBB.
“Atas nama pribadi, masyarakat dan Pemkab Bandung Barat, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran KPK yang telah berkenan menggelar Roadshow Bus KPK di KBB,” kata Ade Zakir.
Ade juga mengucapkan terimakasih kepada unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat ya g telah turut berpartisipasi dan berkontribusi pada kegiatan tersebut.
“Semoga berbagai ilmu dan pengetahuan yang telah diberikan seluruh jajaran KPK kepada kita dapat bermanfaat dalam menumbuhkan budaya anti korupsi di Kabupaten Bandung Barat,” harapnya.
Menurutnya, membangun budaya antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari dapat dijadikan kontrol sosial paling efektif yang menyasar seluruh elemen masyarakat.
Sosialisasi dan roadshow yang diberikan KPK selama empat hari terakhir merupakan upaya dalam mengedukasi masyarakat secara persuasif untuk melahirkan dan menumbuhkan kesadaran serta budaya anti korupsi yang dimulai dari berbagai aktifitas kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan yang dilaksanakan ini dapat memberikan dampak positif bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat secara langsung maupun tidak langsung. Dan ka.i telah sepakat bahwa kegiatan ini merupakan upaya pencegahan anti korupsi sejak dini,” tutur Ade.
Ade juga berharap agar kolaborasi yang telah terjalin antara Pemkab Bandung Barat dan KPK RI ini dapat berjalan secara berkesinambungan dalam upaya menumbuhkan budaya anti korupsi dan pencegahan tindak pidana korupsi yang dimulai dari kehidupan sehari-hari.*





