SATUMEDIA.ID – Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Darul Ma’arif KH Sofyan Yahya mendoakan pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Bandung Barat Edi Rusyadi – Unjang Asari (EDUN) memenangkan Pilkada Bandung Barat 2024.
“Saya mendoakan Kang Unjang Asari dari pasangan calon Edi Rusyandi bisa memenangkan Pilkada Bandung Barat,” kata KH Sofyan Yahya disampaikan pada Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar PAC Muslimat NU Kecamatan Parongpong di Masjid Besar Parongpong, Rabu (25/9/2024).
Mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat ini menilai Kang Unjang Asari memiliki latar belakang santri dan kiprah para santri saat ini tengah dibutuhkan, termasuk di Bandung Barat.
“Santri tak hanya bisa jadi ulama saja, sebab santri bisa jadi apapun, seperti menjadi pengusaha, polisi, TNI, kepala desa, bupati dan wakil bupati hingga jadi wakil presiden pun bisa. Tak bisa dipungkiri peran santri saat ini semakin dibutuhkan masyarakat dan medan perjuangannya pun semakin luas,” ujarnya.
“Saya mendoakan, mudahan-mudahan pasangan EDUN ini bisa menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat yang dekat dengan masyarakat,” harapnya.
Ia pun berpesan kepada ratusan jemaah jemaah yang hadir untuk memilih pemimpin yang amanah dan yang betul-betul memahami soal keagamaan.
Termasuk, memahami kondisi Bandung Barat dari berbagai aspek, sosial, ekonomi, budaya, serta memahami tentang bagaimana menata roda pemerintahan Bandung Barat.
Di tempat yang sama, Kang Unjang Asari merasa bersyukur karena sudah didoakan KH Sofyan Yahya. Dirinya menilai doa para alim ulama membawa banyak keberkahan.
“Ulama dengan ilmu dan kedekatan spiritualnya dapat memanjatkan doa-doa yang penuh keikhlasan dan keyakinan.
Dengan begitu memperbesar peluang doa tersebut dikabulkan oleh Allah SWT,” kata Kang Unjang
“Alhamdulillah, beliau (KH Sofyan Yahya) mendoakan kemenangan bagi pasangan EDUN pada Pilkada Serentak 2024 di Bandung Barat,” kata Cawabup Bandung Barat, Unjang Asari.
Dirinya berharap, doa dan restu dari para ulama terus menyertai pasangan EDUN.”Karena sebagai santri kami selalu membutuhkan doa dan bimbingan dari para ulama dan guru-guru kami,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Kang Unjang Asari mengakui kiprah dan eksistensi Muslimat NU di KBB sudah tak diragukan lagi.
Menurutnya, sebagai organisasi kemasyarakatan yang bersifat sosial keagamaan dan merupakan salah satu Badan Otonom dari Jam’iyah Nahdlatul Ulama, Muslimat NU memiliki urgensi yang sangat penting untuk membangkitkan ghirah kaum perempuan dalam berorganisasi.
“Saya yakin, prestasi dan kiprah Muslimat NU di Bandung Barat sudah tidak perlu diragukan lagi,” tandasnya.*





