SATUMEDIA.ID – Dua unit mobil layanan keliling administrasi kependudukan (Adminduk) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah enam bulan mangkrak di parkiran kompleks perkantoran Pemkab Bandung Barat.
Kepala Disdukcapil KBB, Hendra Trismayadi membenarkan mobil layanan keliling Adminduk mengalami kerusakan cukup parah sehingga tak laik untuk dioperasikan.
“Kondisi dua-duanya rusak berat, kalau dipaksakan jalan khawatirnya membahayakan. Daripada dipaksakan jalan lebih baik diparkirkan dulu,” kata Hendra Trismayadi di Ngamprah, Kamis (24/10/2024).
Ia mengungkapkan, sudah lebih dari enam bulan mobil layanan Adminduk tak dioperasikan. Mobil tersebut merupakan bantuan dari Pemprov Jawa Barat tahun 2013.
“Dari sisi umur kendaraan memang sudah cukup tua, sedangkan mobilitasnya tinggi. Berkoordinasi hingga ke pelosok-pelosok KBB,” ucapnya.
Untuk memperbaiki kerusakan kedua kendaraan tersebut, membutuhkan biaya sekitar Rp200 juta. Angka itu muncul berdasarkan hasil pemeriksaan mekanik.
“Rencananya penganggaran diusulkan di APBD 2025. Ya, mudah-mudahan saja bisa masuk karena memang ini sangat urgent menyangkut layanan kepada masyarakat,” sebutnya.
Agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, selama enam bulan terakhir ini terpaksa menggunakan tiga kendaraan dinas kepala bidang (Kabid). Masing-masing mobil dinas Kabid Pemanfaatan Data, Kabid Catatan Sipil, dan Kabid Pendaftaran Penduduk.
“Saya khawatir jika tidak segera diperbaiki, mobil dinas para Kabid juga pada akhirnya rusak juga,” ujarnya.
Menurutnya, biaya servis besar jauh lebih murah ketimbang pengadaan baru. Dimana untuk satu unit kendaraan baru lengkap mencapai Rp800 juta. Sehingga jika ditotal mencapai Rp 1,6 miliar.
“Idealnya perbaikan dilaksanakan tahun 2024 ini, karena sangat dibutuhkan untuk mengejar perekaman warga yang sudah memiliki hak pilih. Tapi kan enggak mungkin ya, mudah-mudahan tahun depan biaya perbaikan masuk APBD,” tandasnya.*





