Ketua GP Ansor KBB Sebut Politik Uang Merusak Proses Demokrasi

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Bandung Barat, Zaki Mubarok.(Dokumen NU Online).**

SATUMEDIA.ID – Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang gelar pada Rabu (27/11/2024) harus bebas dari praktik money politics atau politik uang yang dapat mencederai proses demokrasi yang tengah dibangun di Bandung Barat.

“Money politics di Pilkada Bandung Barat bisa menjadi benih-benih terjadinya korupsi di masa depan. Maka dari itu, GP Ansor KBB akan ikut mengawal untuk mencegah praktik money politics yang mewabah ini. Jika dibiarkan bisa membuat Bandung Barat ke depan terpuruk,” kata Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Bandung Barat, Zaki Mubarok, Selasa (26/11/2024).

Oleh karena itu, Zaki berharap kontestasi Pilkada ke 4 yang digelar KBB harus bersih bebas dari money politics. Sehingga Bandung Barat ke depan tak ada lagi pemimpinnya yang terjerat masalah hukum.

Ia menambahkan, pentingnya partisipasi generasi muda dalam mengawasi proses demokrasi. Bahwa Pilkada yang damai, jujur, dan bebas dari praktik politik uang harus menjadi prioritas semua pihak.

“Pilkada dan pemilu bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga ujian moral dan nilai demokrasi kita. Mari bersama-sama menolak politik uang karena itu tidak hanya merusak proses demokrasi, tetapi juga melanggar nilai-nilai agama,” kata Zaki dikutip dari laman NU Online.

Dalam seruannya, Zaki mengutip ayat Al-Qur’an, QS. Al-Baqarah: 188, sebagai pengingat untuk menghindari praktik yang bertentangan dengan nilai-nilai keadilan. Ayat tersebut yang berbunyi: “Wa lā ta’kulū amwālakum bainakum bil-bāṭil wa tudlū bihā ilal-ḥukkāmi lita’kulū farīqam min amwālin-nāsi bil-itsmi wa antum ta’lamūn” (Janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil, dan janganlah kamu membawa urusan harta itu kepada hakim supaya kamu dapat memakan sebagian dari harta benda orang lain itu dengan jalan dosa, padahal kamu mengetahui).

“Praktik money politik adalah bentuk pengkhianatan kepada nilai keadilan. Firman Allah ini jelas melarang kita memakan harta secara batil, termasuk menerima atau memberi uang dalam pemilu,” tegasnya.​​​​​​​

Zaki mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif dalam mengawasi pelaksanaan Pilkada.

“Mari kita jadikan Bandung Barat sebagai contoh daerah yang mampu melaksanakan pemilu bersih, bermartabat, dan bebas dari praktik yang melanggar hukum maupun nilai agama,” imbuhnya.

Ia juga berharap melalui pemilu yang damai dan berdasarkan nilai-nilai demokrasi, masyarakat dapat memilih pemimpin yang amanah demi masa depan bangsa yang lebih baik.

Dengan pesan ini, Gerakan Pemuda Ansor KBB optimistis bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dapat mewujudkan pesta demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.*

Pos terkait