Nama Camat Cikalongwetan Dadang Sapardan Dicatut

Camat Cikalongwetan Dadang Sapardan/Dicky Mawardi/Satumedia.

SATUMEDIA – Nama Camat Cikalongwetan,  Kabupaten Bandung Barat (KBB), Dadang A. Sapardan disalahgunakan oleh orang tidak bertanggungjawab untuk melakukan penipuan.

Aksi dugaan penipuan itu terungkap usai nomor yang tidak dikenal mengatasnamakan Dadang menghubungi salah seorang guru. Diketahui, Dadang sebelumnya bertugas di Dinas Pendidikan (Disdik) KBB.

Berdasarkan pengecekan satumedia.id, nomor tersebut bukan milik Camat Cikalongwetan. Namun, profil kontak aplikasi WhatsApp tersebut menggunakan foto Dadang Supardan.

“Baru tahu nama saya dicatut setelah ada seorang guru mengkonfirmasi soal nomor HP tersebut. Guru itu curiga karena bahasa atau tulisan di WhatsApp enggak wajar. Berbeda dengan bahasa yang biasa saya gunakan,” kata Dadang saat dikonfirmasi, Rabu (24/4/2024).

Ditegaskannya, nomor kontak WhatsApp dengan nomor 085142214215 bukan nomor miliknya. “Khawatirnya digunakan untuk penipuan,” kata Dadang.

Tidak hanya satu orang, lanjut Dadang, semakin banyak yang mengklarifikasi soal nomor kontak yang berfotokan dirinya. Mereka memiliki kecurigaan yang sama bahwa nomor tersebut bukan miliknya.

“Karena penasaran beberapa teman sempat mencoba menelpon. Dari cara berbicara dan nadanya sama sekali bukan saya, katanya nada bicaranya seperti bukan orang Sunda,” tandasnya.

Saking kesalnya, beberapa temannya
mengirimkan pesan kepada nomor yang mengaku sebagai dirinya dengan meminta yang bersangkutan untuk tidak menggunakan profil Dadang.

“Saya minta kamu tidak menggunakan profil orang lain. Karena dgn demikian saya berpikir kamu akan menipu. Orang pada profil itu saya kenal baik dan dia asli orang Sunda,” kutip Dadang dalam pesan yang dikirimkan temannya kepada penipu tersebut.

“Sementara kamu bukan orang Sunda. Jadi kamu jangan coba2 menipu saya dan jgn menipu orang lain. Cari usaha yg bener walaupun hasilnya mungkin ga besar.”

Ia mengimbau kepada siapapun yang dihubungi oleh nomor tersebut agar mengabaikannya. Jangan pernah memberikan respon.

“Dari dulu nomor handphone saya enggak pernah ganti. Jika tiba-tiba ada nomor lain yang mengatasnamakan saya, abaikan saja jangan ditanggapi,” tandasnya.*

 

Pos terkait