Hadapi Momen Nataru, Disparbud KBB Terbitkan Surat Edaran kepada Pengelola Destinasi Wisata

Salah satu destinasi wisata di TGGA Lembang.(Dicky Mawardi/Satumedia

SATUMEDIA.ID – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menerbitkan surat edaran tentang penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan pada saat perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Surat edaran bernomor 100.3.4 /1203 / Disparbud/2024 tersebut ditandatangani Kepala Disparbud KBB Akhmad Panji Hermawan.

Kepala Bidang Pariwisata pada Disparbud KBB, David Oot mengatakan, dalam surat edaran tersebut memuat 4 hal yang berisi imbauan kepada seluruh pengusaha bidang kepariwisataan di wilayah KBB.

“Pertama,para pelaku usaha kepariwisataan menerapkan Standar Nasional Indonesia tentang Cleanliness, Health, Safety, dun Environment sustainability (CHSE) pada destinasi pariwisata, daya tarik wisata, usaha pariwisata,” kata David Oot, Minggu (22/12/2024).

Ia menjelaskan, usaha pariwisata meliputi
penyediaan akomodasi makan dan minum serta cinderamata, penyelenggaraan kegiatan (event), dan usaha lainnya yang mendukung kegiatan berwisata.

Kedua, lanjut David, melakukan mitigasi bencana alam dan non alam terhadap usahanya dan berkoordinasi dengan pihak terkait dala.m rangka memberikan keamanan, keselamatan dan kenyamanan bagi karyawan dan wisatawan.

“Ketiga, berperan aktif dalam pengamanan dan keselamatan kegiatan wisata pada lokasi usaha masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, para pelaku usaha wisata perlu melakukan penghitungan jumlah pengguna kendaraan dan jumlah wisatawan di destinasi wisata.

“Hal ini untuk menghindari terjadinya kelebihan kapasitas baik dari sisi pengguna transportasi maupun wisatawan destinasi wisata,” ujarnya.

Terakhir, Disparbud KBB mengimbau kepada wisatawan dan seluruh pihak terkait, terutama pengguna jasa transportasi agar senantiasa menggunakan moda transportasi yang telah memenuhi standar kelaikan dan prosedur keselamatan dari instansi yung berwenang.

“Ini penting dalam upaya mengantisipasi terjadinya kecelakaan transportasi agar tercipta kegiatan wisata yang aman, nyaman dan menyenangkan,” tandasnya.*

 

Pos terkait