SATUMEDIA.ID – Tren hidup sehat yang semakin digemari anak muda ternyata mulai membawa perubahan besar di industri minuman beralkohol. Generasi Z kini lebih banyak menghabiskan waktu untuk berlari, nge-gym, bermain padel, hingga mengikuti Pilates. Aktivitas yang dulu dianggap sekadar tren kini perlahan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Perubahan tersebut rupanya tidak berhenti pada pilihan olahraga. Semakin banyak orang mulai mempertimbangkan kembali kebiasaan mengonsumsi alkohol karena ingin menjaga kondisi tubuh dan menjalani kehidupan yang lebih sehat. Dampaknya pun mulai terasa di industri global. Nilai pasar perusahaan alkohol disebut telah kehilangan sekitar USD 830 miliar atau sekitar Rp13.500 triliun dalam kurun waktu empat tahun.
Yang menarik, penurunan minat terhadap alkohol bukan hanya terjadi pada Gen Z. Konsumen dari berbagai kelompok usia juga mulai mengurangi konsumsi minuman beralkohol. Sejak 2023, pertumbuhan penjualan alkohol bahkan mulai menunjukkan perlambatan, menjadi sinyal bahwa perubahan perilaku konsumen semakin sulit diabaikan.
Di tengah meningkatnya popularitas gaya hidup wellness, alkohol kini menghadapi tantangan baru. Masyarakat tidak lagi sekadar mengejar kesenangan sesaat, tetapi juga mulai memikirkan dampaknya terhadap kesehatan, kebugaran, dan kualitas hidup. Jika tren ini terus berkembang, bukan tidak mungkin kebiasaan hidup sehat akan mengubah peta industri alkohol dunia secara lebih besar di masa mendatang.*





