SATUMEDIA.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap temuan penelitian terkait dampak penggunaan rokok elektronik atau vape terhadap kesehatan. Hasil riset tersebut menunjukkan adanya sejumlah efek yang perlu menjadi perhatian, terutama terhadap organ tubuh seperti paru-paru dan pankreas.
Dalam penelitian itu, sebanyak 92 persen sampel yang diamati menunjukkan adanya dampak pada paru-paru. Sementara itu, seluruh sampel atau 100 persen disebut mengalami dampak yang berkaitan dengan diabetes. Temuan tersebut turut memperlihatkan adanya potensi pengaruh penggunaan vape terhadap kondisi pankreas.
Kepala BRIN Arif Satria menilai hasil penelitian tersebut menjadi perhatian serius mengingat jumlah pengguna vape di Indonesia terus berkembang. Saat ini, pengguna rokok elektronik di Tanah Air disebut telah menembus lebih dari 4 juta orang.
Selain persoalan kesehatan, BRIN juga menyoroti potensi penyalahgunaan perangkat vape untuk memasukkan atau mengonsumsi narkotika. Karena itu, pengawasan terhadap peredaran dan penggunaan perangkat rokok elektronik dinilai perlu diperkuat guna mengantisipasi risiko yang lebih luas di masyarakat.*





