Persija Batal Bangun Stadion Baru, Begini Alasannya

Stadion Jakarta International Stadium (JIS).(Dok. Diskominfotik Pemprov DKI Jakarta).**

SATUMEDIA.ID – Rencana manajemen Persija Jakarta untuk membangun stadion sendiri batal terwujud. Sebelumnya, Tim berjuluk Macan Kemayoran ini akan membangun stadion di kawasan Kemayoran.

Namun, rencana tersebut batal dilanjutkan setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengadakan pertemuan dengan Direktur Persija, Mohamad Prapanca.

Panca membocorkan hasil pertemuan itu kepada media pada acara Ngopi Bareng Persija. Garuda Arena Sport Bar pada Kamis (12/6/2025) sore

Dikatakannya, rencana pembangunan stadion tidak dilanjutkan karena adanya permintaan dari Gubernur Jakarta untuk memaksimalkan Jakarta International Stadium (JIS) untuk kandang Persija.

“Pak Gubernur memanggil saya. Bahasanya, ‘udahlah Mas, ngapain bikin stadion. Selama saya jadi Gubernur, persija akan main di JIS’. Jadi saya pikirkan kembali. Akhirnya saya lebih memikirkan untuk membranding JIS,” kata Panca dikutip dari laman klub, Minggu (15/6/2025).

Ia mengungkapkan,  terkait pergerakan Persija dalam menyambut musim 2025/2026. Tak hanya itu, mereka pun menampung saran dan masukan dari para jurnalis.

“Selalu menyenangkan berdiskusi dengan para media. Kami memberikan informasi terkait langkah Persija dalam mempersiapkan tim untuk Liga 1 2025/2026,” kata Panca.

“Memang sesuai dengan program musim lalu, bahwa musim lalu kami targetnya adalah empat besar. Kemudian pada musim ini bersama coach Mauricio Souza adalah targetnya juara. Mudah-mudahan insyaallah,” sambungnya.

Ia pun memberikan informasi soal karakter melatih Maurizio dan rencana pemain yang ia boyong ke Jakarta. “Dia banyak memanfaatkan pemain-pemain muda. Menurut dia, Persija mempunyai kekuatan dari sisi pembinaan akademi,” ucapnya.

“Dia akan membawa dua pemain sayap. Satu lagi gelandang serang dan satunya gelandang bertahan. Sampai hari ini kami masih menunggu nama-nama yang akan dibawa,” ujar Prapanca melanjutkan.

Selain itu, banyak hal lain yang masuk dalam pembahasan. Mulai dari daftar pemain yang menyusul akan diperpanjang, rencana kedatangan pelatih pada 20 Juni 2025, fokus Persija Development, hingga status pembangunan stadion yang sempat diutarakan.*

Pos terkait