Cimeta Meluap Seret 20 Rumah di Nyalindung Bandung Barat, 144 Warga Mengungsi

Rumah yang berada di pinggir Sungai Cidadap, Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, KBB dihantam arus deras pada Sabtu (15/3/2025) sore. (Tangkapan layar).**

SATUMEDIA.ID – Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebabkan debit air Sungai Cidadap meluap pada Sabtu (15/3/2025) sore.

Derasnya arus sungai menyapu rumah-rumah yang berada di pinggir sungai. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, sedikitnya 20 rumah terseret banjir bandang dan memutus 3 jembatan.

Terparah menimpa Kampung Cibarengkok RT 01/RW 13, Kampung Guha Mulya RT 01/RS 14, dan Kampung Cibarengkok RT 01/RW 03, Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, KBB.

“Ada 42 kepala keluarga (KK) atau 144 jiwa yang mengungsi ke rumah sanak keluarganya,” kata Kepala BPBD KBB, Meidi saat dihubungi, Minggu (15/3/2025).

Ia menambahkan, warga yang rumahnya rusak berat akibat terseret arus sungai mengungsi sementara ke rumah saudaranya.

“Mereka memilih mengungsi ke rumah saudaranya. Kami juga sudah menyalurkan bantuan selimut dan sembako yang cukup untuk dua hari ke depan,” sebutnya.

Terpisah, salah seorang warga Zulkifli mengatakan, ketinggian banjir mencapai sekitar 2,5 meter nyaris menenggelamkan seluruh rumah.

“Pas kejadian memang sedang turun hujan deras. Awalnya, Sabtu sore ketinggian banjir masih setinggi mata kaki tapi lama-lama meninggi hingga mencapai atap rumah,” kata Zulkifli.

Ia bersama keluarganya bergegas menyelamatkan diri begitu banjir semakin membesar. Akibat kuatnya arus Sungai Cidadap menyebabkan dinding rumahnya jebol.

“Saya juga masih sempat menyelamatkan beberapa barang berharga, salah satunya sepeda motor,” ujarnya.*

Pos terkait