SATUMEDIA.ID – Kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) dilarang lalu lalang di jalanan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hanya kendaraan listrik yang bisa masuk ke IKN.
Penggunaan kendaraan listrik sempat dilontarkan Presiden Jokowi, belum lama ini. Dia meminta penghuni IKN nantinya 100 persen wajib menggunakan kendaraan listrik.
“80% akan menggunakan transportasi publik kendaraan listrik dan penghuninya 100% harus menggunakan kendaraan listrik. Sehingga nanti akan menjadi kota yang betul-betul hijau yang layak untuk dihuni bersama-sama,” ujar Presiden Jokowi, belum lama ini.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN mendukung keseriusan pemerintah untuk membangun IKN Nusantara dengan konsep kota hutan atau forest city yang pintar, hijau, indah dan ramah lingkungan. Seluruh mobilitas di IKN, kata dia akan menggunakan moda transportasi ramah lingkungan berbasis listrik.
“Komitmen PLN menghadirkan listrik yang tidak hanya andal untuk Ibu Kota baru, tetapi juga bersih sejalan dengan target Net Zero Emissions 2060 dalam rangka memanfaatkan potensi energi bersih di Indonesia demi kemakmuran rakyat yang sebesar-besarnya,” kata Darmawan dalam rilisnya dikutip Senin (6/5/2024).
PLN berencana membangun sekurangnya 19 tambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN pada 2024. PLN juga memastikan SPKLU tersedia di kota-kota penyangga IKN, seperti di Balikpapan dan Samarinda. Saat ini, telah terdapat 9 SPKLU tersebar di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Jumlah tersebut akan bertambah 31 Unit Pada tahun 2024.
Tidak hanya SPKLU, PLN juga akan menyiapkan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraam Listrik Umum (SPBKLU), maupun Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di IKN dan kota sekitar IKN. Secara nasional hingga Oktober 2023, PLN telah menyediakan 622 unit SPKLU, 1.839 unit SPBKLU dan 9.139 unit SPLU.
“Karena IKN ini akan menjadi kota yang futuristik, di mana semua moda transportasi yang digunakan harus ramah lingkungan, maka kami siap mendukung kebutuhan infrastruktur untuk pengisian daya kendaraan listrik,” tegas Darmawan.
Darmawan menambahkan kelistrikan di IKN Nusantara akan didukung oleh pembangkit listrik dari sumber energi baru dan terbarukan yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 50 MW yang telah di groundbreaking pada awal November lalu oleh Presiden Jokowi. Tidak hanya energi surya nantinya PLN akan mengembangkan potensi hidro di sekitar IKN.
“Kami juga akan melakukan pemetaan dan pemanfaatan hidro di sekitar IKN dengan potensi listrik yang dihasilkan sebesar 1.000 MW, sehingga sistem kelistrikan IKN Nusantara akan berasal dari energi baru dan terbarukan 100 persen,” pungkas Darmawan.
Sementara itu, peringatan HUT Kemerdekaan RI tingkat Nasional dipastikan akan bertempat di IKN. Untuk memastikan kesiapan Polda Kalimantan Timur Dalam Pamwal Rolakir Upacara 17 Agustus 2024 di IKN ditinjau Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen. Pol Aan Suhanan.
“Seperti kita tahu kegiatan hari ulang tahun kemerdekaan 2024 akan dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara Kaltim, kami dari Korlantas tadi melihat ke IKN jalur-jalur yang akan digunakan menuju IKN mulai dari Balikpapan sampai ke IKN, tempat acara, lokasi parkir dan sebagainya,” ujar Irjen Pol Aan Suhanan dikutip dari rilis Korlantas Polri.
Guna mendukung pengamanan pergerakan arus lalu lintas, akan di BKO kan personel, kendaraan, teknologi yang mendukung operasional manajemen operasi dalam pengawalan tamu VVIP dan VIP.
“Sudah dipersiapkan personel, kendaraan, teknologi yang akan mendukung operasional manajemen operasi nanti ini kita sudah kita persiapkan, sehingga nanti kita akan BKO kan ke Paspampres untuk pengawalan VVIP dan VIP akan kita kelola,” ungkapnya.
“Ada dua ya yang pertama ada pengamanan VVIP itu langsung berada di bawah kendali TNI, kemudian untuk pengamanan VIP ini menjadi tanggung jawab kita (Polisi Lalu Lintas),” tegasnya.
Irjen Pol Aan Suhanan juga menyerahkan bantuan kendaraan listrik roda dua dan roda empat untuk mendukung kegiatan pengamanan di IKN.
“Di IKN kita tahu semua harus kendaraan yang berbasis baterai jadi kita serahkan ke Pak Dirlantas untuk kendaraan roda empat ini ada 50 nanti untuk mendukung kegiatan tersebut, kemudian roda dua juga ada 100 nanti yang akan kita serahkan ke Pak Dirlantas,” ungkap Irjen Pol Aan.*





