Cimahi Bidik Citeureup Bogor Alternatif Pembuangan Sampah

Kondisi TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat, KBB, saat mengalami kebakaran pada 2023.(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi mewacanakan pembuangan sampah ke Citeureup, Kabupaten Bogor. Kebijakan itu akan diambil apabila Pemprov Jawa Barat tidak mengabulkan penambahan ritase pembuangan sampah ke TPA Sarimukti

“Pemkot Cimahi menyiapkan opsi pembuangan sampah ke Citeureup. Langkah ini kami ambil jika permohonan.penambahan ritase ditolak Pemprov Jabar,” kata Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudistira, Selasa (29/4/2025).

Ia menambahkan, pembuangan ke Indosemen di Citeureup Bogor juga menjadi solusi jika penumpukan sampah masih terjadi.

“Oleh karenanya, kita menyegerakan penjajakan dan komunikasi dengan indosemen secepat mungkin,” ujarnya.

Lebih jauh diungkapnya, Pemkot Cimahi
sudah mengajukan kuota tambahan untuk ritase pembuangan sampah ke TPA Sarimukti. Hanya saja, sampai hari ini permintaan tersebut belum direspon oleh Pemprov) Jabar.

“Kami sudah mengajukan 10 ritase tambahan ke Pemprov Jabar sehingga bila disetujui totalnya menjadi 27 ritase. Hal itu dilakukan karena tumpukan-tumpukan sampah sudah tidak terkendali di Kota Cimahi. Namun sampai hari ini belum mendapat respon Pemprov Jabar,” ujarnya.

Diketahui, Pemkot Cimahi tengah melakukan asesmen hasil pelaksanaan pembersihan atau clean up sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang digulirkan sejak 21–27 April 2025. Setidaknya ada 500 ton sampah yang tersebar di TPS resmi maupun liar yang akan diangkut dimasa clean up.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Chanifah Listyarini mengatakan, masa clean up atau pembersihan sampah di TPS yang bergulir sejak 21-27 telah berakhir. Berhasil diangkut 544 ton sampah ke TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Clean up sampah tak hanya dilakukan pada 14 TPS resmi yang dikelola oleh Pemkot Cimahi juga menyasar TPS liar. Alhamdulillah sebanyak 544 ton sampah atau 114 ritase yang berhasil kami angkut,” kata Chanifah Listyarini.*

Pos terkait