Sapi Kurban Presiden Prabowo Terbesar Kedua di Jabar Akan Disembelih di Cimahi

Atep Purnairawan (53) menyerahkan sapi kurban kepada  Wali Kota Cimahi, Ngatiyana dan Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira Kampung Torobosan, RT 04/RW 12, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Senin (2/6/2025). (Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Sapi dengan bobot 1,2 ton atau 1.200 kilogram menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto diserahkan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Kota Cimahi.

Penyerahan sapi kurban presiden yang diklaim menjadi terbesar kedua di Jawa Barat ini dilakukan oleh pemiliknya Atep Purnairawan (53) kepada Wali Kota Cimahi, Ngatiyana dan Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira Kampung Torobosan, RT 04/RW 12, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Senin (2/6/2025).

Selanjutnya, sapi berjenis limosin cross akan dibawa oleh DKM Masjid Agung Cimahi untuk disembelih pada Iduladha mendatang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo yang telah memberikan sapi kurban seberat 1,2 ton untuk masyarakat Cimahi. Rencananya, sapi ini akan disembelih di Masjid Agung Kota Cimahi,” kata Ngatiyana.

Pihaknya, lanjut Ngatiyana, akan melakukan pemantauan hingga sapi disembelih nanti.

Ia berharap ke depannya akan muncul sapi-sapi gemuk dan sehat lainnya sehingga setiap tahunnya ada sapi asal Kota Cimahi yang bisa terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia.

“Saya berharap mudah-mudahan Pa Atep bisa mengedukasi masyarakat peternak bagaimana mengelola sapi agar bisa gemuk seperti ini,” sebutnya.

Diketahui, sapi berukuran jumbo yang diberinama Dong Dong ini berusia 5 tahun. Atep sang pemilik Berkah Farm memeliharanya sejak 2 tahun lalu dengan bobot 600 kilogram.

“Berkat perawatan dan pemberian pakan yang baik, Alhamdulillah selama dua tahun bobotnya naik menjadi 1,2 ton. Dan terpilih menjadi sapi kurban bapak presiden. Dong Dong dibeli seharga Rp120 juta,” ujar Atep
yang tergabung dalam Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) ini.

Dikatakannya, setelah mengetahui adanya pendaftaran sapi khusus untuk hewan kurban presiden kemudian berkoordinasi dengan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi.

“Syaratnya sudah ditentukan seperti memiliki bobot minimal 800 kilogram dan sehat. Dong Dong sudah melalui tahap seleksi ketat dan pemeriksaan kesehatan ketat mulai cek darah, penyakit mulut dan kuku (PMK), Lumpy Skin Desease (LSD), dan pemeriksaan feses sehingga hasilnya dinyatakan sehat dan layak untuk hewan kurban presiden,” paparnya.*

 

Pos terkait