Jalur Perseorangan di Pilkada Bandung Barat Masih Sepi Peminat, Baru Satu yang Konsultasi

Ilustrasi logo Pilkada Serentak 2024/Istimewa.

SATUMEDIA.ID – Sejak pendaftaran calon perseorangan atau independen dibuka pada 5 Mei 2024, hingga kini belum ada satupun yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Sampai Jumat ini, belum ada bakal calon kepala daerah yang mendaftar lewat jalur perseorangan,” kata Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman saat dihubungi, Jumat (10/5/2024).

Berdasarkan jadwal resmi KPU KBB bahwa pendaftaran dilaksanakan mulai 5 Mei hingga 19 Agustus 2024.

Ripqi mengungkapkan, hingga saat ini baru ada satu orang yang berkonsultasi terkait dengan segala persyaratan yang mesti dipenuhi untuk maju dari jalur perseorangan.

“Mungkin lebih tepatnya sekadar ngobrol-ngobrol, beliau Pak Sundaya anggota DPRD KBB. Karena beliau kan belum mengajukan (mendaftar), jadi belum tentu maju. Bisa saja hanya sekadar cari informasi saja,” ujarnya.

Syarat untuk maju sebagai calon kepala daerah lewat jalur perseorang di Pilkada Bandung Barat 2024 harus memenuhi syarat minimal 85.662 dukungan.

Ia menjelaskan, angka 85.662 dukungan itu merupakan 6,5 persen dari jumlah penduduk terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap ( DPT) Pilkada 2024.

Selain itu, total suara dukungan bakal pasangan calon perseorangan harus tersebar di 8 kecamatan atau 50 persen dari total kecamatan di Bandung Barat. Jadi 85.662 dukungan itu harus menyebar minimal di 8 kecamatan.

Sementara itu, berdasarkan catatan SATUMEDIA.ID, Pilkada Bandung Barat pernah satu kali diikuti pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan, yaitu pada tahun 2013.

Pasangan dari jalur perseorangan Panji Tirtayasa-Kusna Sunardi bersaingan dengan empat pasangan yang diusung partai politik. Tercatat ada Aep Nurdin-Kosasih, Djamu Kertabudi-Agus Yasmin, Erni-Syamsul Maarif, dan Abu Bakar-Yayat Soemitra.

Pada Pilkada 2013 tersebut, pasangan dari jalur perseorangan Panji Tirtayasa-Kusna Sunardi hanya mampu memperoleh sebanyak 22. 915 suara atau 2,95 persen.*

Pos terkait