SATUMEDIA.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung yang dinilai sangat proaktif dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia bahkan menyebut Bupati Bandung, Dadang Supriatna, sebagai sosok kepala daerah yang penuh energi dan komitmen.
“Saya sengaja meluangkan waktu datang ke Pameungpeuk karena Pak Bupati ini termasuk yang paling aktif. Sehari bisa dua kali menghubungi saya. Semangatnya luar biasa, dan saya sangat mengapresiasi kepala daerah yang memiliki komitmen seperti ini,” ujar Dadan saat monitoring dan kunjungan ke dapur MBG yang berlokasi di SPPG Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, pekan lalu.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar pemenuhan gizi anak-anak sekolah, melainkan juga investasi besar bagi peningkatan kualitas SDM sekaligus penggerak ekonomi rakyat.
“Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mampu menggerakkan dana hingga Rp10 miliar per tahun, dan 85 persen di antaranya untuk membeli bahan baku dari petani lokal. Jadi, ini bukan hanya program gizi, tapi juga program pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Tak hanya itu, program MBG terbukti menciptakan banyak lapangan kerja baru. Rata-rata, setiap SPPG mempekerjakan sekitar 50 orang serta melibatkan puluhan petani dan pemasok lokal.
“Inilah program yang membuat seluruh masyarakat bergerak bersama. Anak-anak sehat, orang tua bisa bekerja dengan tenang, dan ekonomi daerah ikut tumbuh,” jelas Dadan.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna menyampaikan bahwa MBG berpotensi menggerakkan perekonomian daerah dengan sangat baik.
“Mari kita sukseskan program Pak Presiden ini. Semoga program ini terus berkelanjutan karena ini sangat bagus untuk menggerakkan perekonomian daerah dan manfaatnya untuk menyiapkan generasi emas dan pemimpin masa depan,” jelas Dadang.*





