SPPG di Cimahi Diberi Waktu 14 Hari Bereskan SLHS

Pemerintah mewajibkan setiap SPPG memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) sebagai syarat mutlak, bukan lagi sekadar administratif. (Dok.Diskominfo Kota Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cimahi yang sudah berjalan sejak beberapa bulan ini masih zero kasus. Tak ada kejadian atau kasus keracunan massal seperti yang terjadi di sejumlah daerah.

Mencegah kejadian serupa terjadi di Cimahi, pemerintah daerah mengumpulkan kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pengolah dan pendistribusi MBG.

Para Kepala SPPG diberikan arahan agar segera mengurus Sertifikan Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Di Kota Cimahi, dari total 26 SPPG namun baru 19 yang beroperasi.

“Kami sudah dikumpulkan setelah ramai kasus keracunan MBG. Arahannya, kami diminta segera mengurus SLHS karena dari Kemendagri diberi waktu 14 hari untuk diselesaikan,” ujar Kepala SPPG Padasuka Cimahi, Bagas Kahan, saat ditemui Jumat (3/10/2025).

Menurut Bagas, proses penerbitan SLHS akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi melalui sejumlah tahapan ketat, mulai dari pemeriksaan pengolahan makanan, peralatan masak, sumber air, hingga kondisi bangunan dapur.

“Dinkes yang akan mengatur jadwalnya. Petugas SPPG akan mendapat pelatihan, lalu dilakukan pengecekan sampel makanan dan kebersihan alat. Mereka juga akan datang langsung ke setiap SPPG,” jelasnya.

Bagas mengakui, kasus keracunan yang terjadi di daerah lain membuat para pengelola SPPG semakin waspada. Sejak dapurnya beroperasi lima hari lalu, pengawasan internal kini diperketat di semua lini.

“Sekarang kami lebih disiplin. Dari pencucian ompreng, persiapan bahan, proses masak, sampai pengiriman semuanya dikontrol ketat. Saat ini kami menyiapkan 2.545 porsi untuk siswa SD terlebih dahulu, nanti bertahap,” tuturnya.

Dengan percepatan proses sertifikasi ini, diharapkan seluruh SPPG di Cimahi dapat memenuhi standar higienitas yang ditetapkan pemerintah, sehingga insiden serupa tidak kembali terulang.*

Pos terkait