Penataan Bundaran Jati Cimahi Dikebut, Ditargetkan Rampung Akhir 2025

Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi terus mempercantik kawasan Bundaran Jati yang menjadi salah satu titik lalu lintas tersibuk di kota tersebut.(Dok.Pemkot Cimahi).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi terus mempercantik kawasan Bundaran Jati yang menjadi salah satu titik lalu lintas tersibuk di kota tersebut. Penataan kawasan strategis yang berada di pertemuan Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Jalan Daeng Ardiwinata, dan Jalan Jati itu ditargetkan rampung pada akhir 2025.

Proyek penataan meliputi pembangunan tugu, pembuatan taman, hingga penambahan pulau lalu lintas. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperindah wajah kota, tetapi juga mengurai kemacetan yang kerap terjadi pada jam sibuk.

“Untuk tahun ini ada penataan taman, pembangunan tugu, dan pembangunan pulau lalu lintas bersama Dinas PUPR,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Cimahi, Endang, Rabu (3/12/2025).

Menurut Endang, anggaran yang disiapkan untuk pembangunan taman dan tugu mencapai sekitar Rp 190 juta. Sementara pembuatan pulau lalu lintas dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung sebelum pergantian tahun.

“Insya Allah selesai tahun ini,” ucapnya.

Selain penataan fisik, Pemkot Cimahi melalui Dinas Perhubungan juga akan menambah rambu-rambu lalu lintas. Namun, rencana pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di kawasan tersebut dipastikan batal.

Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, mengatakan konstruksi utama Bundaran Jati sebenarnya sudah tuntas. Pemkot kini fokus menyempurnakan fasilitas pendukung.

“Dari sisi konstruksi, Bundaran Jati sudah selesai, baik jalan, trotoar, maupun drainase. Sekarang sudah bisa dilewati kendaraan,” kata Wilman.

Proyek utama pembangunan Bundaran Jati dikerjakan oleh CV Satya Anugrah Mandiri dengan nilai kontrak Rp 2,24 miliar, bersumber dari APBD Kota Cimahi 2025.

Dengan selesainya pembangunan bundaran tersebut, tiga ruas jalan di kawasan itu kini memiliki lebar lebih besar. Jalan Daeng Ardiwinata (Cihanjuang) diperlebar hingga 8,5 meter, Jalan Rd. Demang Hardjakusumah bertambah 1,5 meter, sementara jalan baru sepanjang 45 meter dan lebar 7 meter juga telah dibangun.

Selain itu, Pemkot juga membangun drainase sepanjang 164 meter dengan dimensi 0,8 x 0,8 meter, serta trotoar menggunakan sandstein seluas 258 meter persegi. Sebuah pulau jalan berbentuk bundaran akan menjadi elemen baru untuk memperlancar arus kendaraan.

Pemkot Cimahi berharap penataan Bundaran Jati dapat mengatasi kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.*

Pos terkait