Kabur Lintas Kota, YouTuber Resbob Sempat Tinggalkan Ponsel sebelum Ditangkap di Semarang

Upaya Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihan alias Resbob menghindari kejaran polisi berakhir di Semarang, Jawa Tengah.(Tangkapan layar).**

SATUMEDIA.ID – Upaya Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihan alias Resbob menghindari kejaran polisi berakhir di Semarang, Jawa Tengah. YouTuber yang menjadi tersangka kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) itu diketahui berpindah-pindah kota di Pulau Jawa sebelum akhirnya ditangkap aparat Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Saat ini, Resbob telah dibawa ke Bandung untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengungkapkan, pelarian Resbob tidak diarahkan ke lokasi tertentu. Perpindahan tersebut dilakukan semata-mata untuk menjauh dari pantauan petugas.

“Yang bersangkutan tidak memiliki tujuan spesifik. Ia hanya berusaha lari sejauh mungkin dari kejaran petugas,” ujar Hendra, Selasa (16/12/2025).

Dalam upaya memutus jejak digital, Resbob bahkan menitipkan telepon genggam miliknya kepada sang pacar di Surabaya, Jawa Timur. Sejak saat itu, ia tidak lagi memegang ponsel, sehingga menyulitkan proses pelacakan oleh penyidik.

“Ponselnya dititipkan kepada pacarnya di Surabaya. Setelah itu, yang bersangkutan tidak lagi membawa handphone,” kata Hendra.

Polisi juga mengungkap bahwa Resbob sempat singgah di wilayah Semarang bagian atas. Berdasarkan hasil penyelidikan, ia diketahui menginap di kawasan Unggaran. Namun, hingga kini kepolisian masih menelusuri status kepemilikan rumah yang ditempatinya sementara.

“Dia sempat tinggal di daerah Unggaran, Semarang atas. Rumah tersebut masih kami dalami milik siapa,” ujar Hendra.

Sementara itu, motif pembuatan konten bermuatan ujaran kebencian masih didalami penyidik Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat. Polisi masih menggali keterangan dari tersangka serta menelusuri konteks unggahan video yang memicu reaksi luas dari publik.

“Motifnya masih dalam pendalaman. Perkembangannya akan kami sampaikan,” kata Hendra.

Direktur Reserse Siber Polda Jawa Barat Kombes Pol Resza Ramadianshah memastikan penangkapan Resbob dilakukan di Semarang pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Penangkapan tersebut merupakan hasil pencarian lintas daerah yang dilakukan tim siber Polda Jabar.

“Tim sempat melakukan pencarian di Surabaya dan Surakarta, sebelum akhirnya yang bersangkutan berhasil diamankan di Semarang,” ujar Resza.*

Pos terkait