Wisata Lembang Melandai di Awal Pekan, Polisi Antisipasi Lonjakan Kendaraan Gelombang Kedua Nataru

Kepadatan lalu lintas di jalan utama Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (28/12/2025).(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Arus wisatawan ke kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terpantau melandai pada Senin (29/12/2025) setelah sebelumnya padat saat akhir pekan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Meski kondisi lalu lintas relatif lebih lengang, kepolisian memperkirakan kepadatan akan kembali terjadi pada gelombang kedua libur Nataru, khususnya pada 3–4 Januari 2026. Sejumlah langkah antisipasi pun disiapkan untuk menghadapi lonjakan kendaraan tersebut.

Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan, penurunan arus kendaraan pada awal pekan merupakan pola yang kerap terjadi setiap masa libur panjang.

“Arus lalu lintas hari ini menurun dibandingkan akhir pekan. Namun, wisatawan diperkirakan kembali berdatangan mulai malam pergantian tahun hingga akhir pekan mendatang,” ujar Niko, Senin.

Ia menuturkan, pengamanan dan pengaturan lalu lintas di kawasan Lembang akan diperkuat. Saat ini, sebanyak 66 personel telah disiagakan dan jumlah tersebut akan ditambah sesuai kebutuhan di lapangan.

“Personel akan kita pertebal, terutama di pos pengamanan dan titik-titik rawan kemacetan,” kata Niko.

Pada puncak kunjungan gelombang pertama libur Nataru, Sabtu (27/12/2025), kepolisian mencatat lebih dari 15.000 kendaraan masuk ke kawasan Lembang melalui jalur utama maupun jalur alternatif.

“Prediksi kami, jumlah kendaraan pada gelombang kedua nanti setidaknya sama dengan akhir pekan kemarin. Karena itu, rekayasa lalu lintas seperti one way sepenggal akan diterapkan bila terjadi kepadatan,” ujarnya.

Selain fokus pada kelancaran arus lalu lintas, Niko juga mengimbau wisatawan agar waspada saat melintasi jalur alternatif. Kondisi musim hujan dinilai meningkatkan risiko kecelakaan dan gangguan perjalanan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati, terutama di jalur alternatif yang rawan saat hujan. Personel juga kami siagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Niko.*

Pos terkait