SATUMEDIA.ID – Jalan Manoko–Lembang di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang sempat viral karena kerusakannya hingga “ditanami” pohon pisang oleh warga, akhirnya rampung diperbaiki.
Ruas jalan alternatif sepanjang 1,89 kilometer tersebut kini telah dibeton. Pekerjaan perbaikan dimulai sejak 25 November 2025 dan selesai pada 29 Desember 2025 dengan nilai proyek mencapai Rp 1,9 miliar.
Komisi III DPRD KBB meninjau langsung hasil pekerjaan itu pada Senin (29/12/2025). Dipimpin Ketua Komisi III DPRD KBB, Pither Tjuandys, rombongan dewan memeriksa kondisi jalan sekaligus meminta penjelasan dari Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB Asep Indra, kontraktor pelaksana, serta konsultan pengawas.
“Hasil pekerjaannya sesuai dengan perencanaan dan selesai tepat waktu. Ini tentu yang kita harapkan, sehingga kualitas jalan bisa bertahan aman hingga 5–10 tahun,” ujar Pither.
Meski demikian, Pither berharap perbaikan Jalan Manoko–Lembang dapat dilanjutkan pada 2026. Pasalnya, dari total sekitar 3 kilometer ruas jalan yang rusak, baru 1,89 kilometer yang tertangani.
“Sesuai perhitungan, kebutuhan anggaran untuk perbaikan sepanjang 3 kilometer sekitar Rp 4,5 miliar. Saat ini baru teranggarkan Rp 1,89 miliar. Komisi III akan mendorong agar sisanya bisa diperbaiki pada tahun 2026,” katanya.

Usai meninjau Jalan Manoko–Lembang, Komisi III DPRD KBB melanjutkan kunjungan ke Jalan Wedana atau Jalan SMPN 1 Lembang serta Jalan Sesko AU Lembang.
Pither menyebutkan, dua ruas jalan tersebut juga telah rampung diperbaiki. Jalan SMPN 1 Lembang dikerjakan dengan anggaran Rp 500 juta, sedangkan Jalan Sesko AU menelan biaya Rp 1,2 miliar.
“Secara umum hasil pembetonannya rapi dan bagus. Hanya saja, khusus Jalan SMPN 1 Lembang perlu perhatian lebih pada drainase, karena lebar jalannya bervariasi antara 3 hingga 4 meter,” ujarnya.
Ia menegaskan, DPRD KBB meminta agar pembangunan infrastruktur dasar dan pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Oleh karena itu, alokasi anggaran pembangunan fisik direncanakan meningkat pada 2026.
Sementara itu, Kabid Jalan PUTR KBB Asep Indra mengatakan, kelanjutan perbaikan Jalan Manoko–Lembang direncanakan dibiayai melalui bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Insya Allah sisa Jalan Manoko akan diperbaiki pada tahun 2026 dengan sumber anggaran dari bantuan keuangan provinsi,” kata Asep.
Ia menambahkan, sepanjang tahun 2025 terdapat 19 ruas jalan di KBB yang diperbaiki menggunakan anggaran APBD KBB.
“Seluruh pekerjaan sudah 100 persen selesai, baik yang bersumber dari APBD murni maupun APBD Perubahan,” pungkasnya.*





