Deklarasi Moral Kepala Sekolah Menuju Indonesia Emas 2045

Kepala sekolah dasar se-Gugus 8 Kabupaten Bandung yang meliputi wilayah Kecamatan Bojongsoang, Ciparay, Pacet dan Kertasari menggelar "Deklarasi Moral Kepala Sekolah Menuju Indonesia Emas 2045" Senin (29/12/2025). (Dok.Diskominfo Kabupaten Bandung).**

SATUMEDIA ID – Kepala sekolah dasar se-Gugus 8 Kabupaten Bandung yang meliputi wilayah Kecamatan Bojongsoang, Ciparay, Pacet dan Kertasari menggelar “Deklarasi Moral Kepala Sekolah Menuju Indonesia Emas 2045”.

Deklarasi moral yang pertama kali digelar dan diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung ini dilaksanakan saat peresmian revitalisasi pembangunan baru SDN Sapan 1, SDN Sapan 2 dan SDN Cipamokolan 4 Jalan Raya Sapan No.79 Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Senin (29/12/2025).

Deklarasi moral yang dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kusumah, kemudian diucap ulang oleh para kepala sekolah ini disaksikan langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Ini Isi “Deklarasi Moral Kepala Sekolah Menuju Indonesia Emas 2045” yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kusumah dan diikuti secara serentak oleh para kepala sekolah.

Usai pelaksanaan pembacaan deklarasi, Bupati Bandung Dadang Supriatna didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kusumah menyampaikan pesan kepada para kepala sekolah.

“Saya titip pesan kepada para kepala sekolah dengan adanya pelaksanaan ‘Deklarasi Moral Kepala Sekolah Menuju Indonesia Emas 2045’ yang disampaikan secara bersama-sama oleh para kepala sekolah asal Gugus 8 Kabupaten Bandung, yang meliputi Kecamatan Bojongsoang, Ciparay, Pacet dan Kecamatan Kertasari,” katanya.

Bupati Bandung berharap setelah deklarasi moral dilaksanakan, bukan hanya deklarasi hanya diucap saja. Tapi itu untuk diimplementasikan.

“Saya instruksikan dan sekaligus akan saya lombakan. Mulai tahun 2026, kepala sekolah yang menjadi ranking pertama hingga tiga besar, saya akan berangkatkan umrah ke Tanah Suci Makkah Arab Saudi,” tuturnya.

Bupati Dadang Supriatna mengatakan, penghargaan itu akan diberikan dengan berbagai syarat yang harus dilaksanakan oleh para kepala sekolah maupun guru-gurunya. Pertama, bagi kepala sekolah dan gurunya yang datang sebelum siswa siswinya hadir di sekolah.

“Baik mengadakan sapa, salam dan sebagainya. Sehingga secara emosional antara kepala sekolah dengan guru ini dekat dengan siswa dan siswinya,” harap Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.

Bupati Kang DS mencontohkan sekolah di Medan, ada salah satu sekolah menjadi juara internasional karena menggunakan pembentukan karakternya adalah menyapa dan salam kepada anak-anak didiknya.

“Sehingga terbangun chemistry, terbangun emosional sehingga tidak ada perundungan, tidak ada lagi seorang siswa campelak ke guruna. Hal itu tidak terjadi,” ungkapnya.

Ia berharap untuk membangun emosional itu dimulai di sekolah, karena pendidikan dasar adalah pendidikan karakter yang harus dikawal secara serius.*

 

Pos terkait