SATUMEDIA.ID – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa persoalan sampah kini menjadi tantangan paling serius yang dihadapi Kota Bandung dan berada dalam pengawasan ketat Pemerintah Kota Bandung.
Pernyataan tersebut disampaikan Farhan saat memberikan sambutan dalam acara Pagelaran Seni Wanda Sunda di El Hotel Bandung, Sabtu (17/1/2026) malam. Di hadapan para tamu undangan, Farhan menekankan bahwa persoalan sampah tidak lagi bisa dipandang sebagai masalah biasa.
“Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin kita biarkan begitu saja,” ujar Farhan dikutip Senin (19/1/2026).
Ia mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir dirinya harus turun langsung ke lapangan untuk memastikan berbagai persoalan kota dapat ditangani dengan serius, terutama terkait pengelolaan sampah yang kian kompleks.
Menurut Farhan, penanganan sampah membutuhkan pendekatan yang terukur dan berkelanjutan. Ia menilai solusi instan justru berisiko menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
“Penanganan sampah tidak bisa sembarangan. Kita harus membangun fondasi yang kuat dan perencanaan yang matang,” kata dia.
Farhan menambahkan, Pemerintah Kota Bandung tengah menyiapkan kerangka penanganan sampah jangka panjang untuk lima hingga sepuluh tahun ke depan agar solusi yang diambil tidak bersifat sementara.
“Sudah saatnya kita membangun dasar-dasar penanganan sampah dalam kerangka jangka panjang,” ujarnya.
Ia memastikan komitmen Pemkot Bandung tidak berhenti pada tataran kebijakan, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Namun demikian, Farhan menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri.
“Untuk itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan, kesehatan, dan keberlanjutan Kota Bandung,” kata Farhan.
Menurut dia, partisipasi warga menjadi kunci penting dalam mengatasi persoalan sampah agar Kota Bandung tetap layak huni dan berkelanjutan di masa depan.*





