SATUMEDIA.ID – Sebanyak 60 calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) memutuskan menunda keberangkatan pada musim haji 2026. Meski demikian, Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) memastikan hak keberangkatan mereka tetap terjamin dan akan dialihkan ke musim haji berikutnya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh KBB, Enjah Sugiarto, mengatakan keputusan penundaan dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari pelimpahan porsi kepada ahli waris hingga pertimbangan kesehatan dan ekonomi.
“Sebagian menunda karena menunggu mahram bisa berangkat bersama, ada juga karena alasan kesehatan, ekonomi, dan pelimpahan porsi,” ujar Enjah saat dikonfirmasi, Kamis (5/2/2026).
Pada musim haji tahun ini, KBB hanya memperoleh kuota 168 kursi, turun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1.225 jemaah. Penurunan tersebut merupakan dampak kebijakan baru dari Kementerian Haji dan Umroh terkait distribusi kuota.
Dari total kuota yang tersedia, sebanyak 108 calon jemaah telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan siap berangkat. Rinciannya, 78 jemaah sesuai urutan porsi dan prioritas lansia, serta 30 jemaah cadangan.
“Yang sudah mendapatkan kepastian keberangkatan sebanyak 97 jemaah, sedangkan 11 jemaah cadangan masih menunggu perkembangan,” kata Enjah.
Ia menambahkan, kuota yang tidak terisi akibat penundaan akan dialihkan kepada calon jemaah dari kabupaten/kota lain di Jawa Barat yang telah melunasi biaya, sesuai urutan prioritas tingkat provinsi.
Sebanyak 60 kursi yang tidak terserap dari KBB akan digantikan oleh jemaah cadangan provinsi Jawa Barat.
Adapun pemberangkatan jemaah haji asal Bandung Barat direncanakan melalui Embarkasi Haji Indramayu sebelum diterbangkan ke Tanah Suci melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka.
Saat ini, Kemenhaj KBB tengah menyiapkan berbagai tahapan, termasuk manasik haji tingkat kabupaten yang dijadwalkan pada April serta manasik tingkat kecamatan yang akan dilaksanakan empat kali mulai Februari. Selain itu, proses pengajuan visa jemaah juga sedang berjalan.*





