SATUMEDIA.ID – Luapan Sungai Cisunggalah akibat tanggul jebol menyebabkan ratusan rumah di Kampung Bojong Keusik, Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung terendam banjir pada Kamis (12/2/2026) dini hari. Air yang datang mendadak tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga membawa material lumpur tebal serta berbagai rongsokan yang menutup akses jalan warga.
Pantauan di lokasi, warga masih berjibaku membersihkan sisa banjir secara gotong royong. Lumpur yang masuk hingga ke dalam rumah membuat proses pembersihan berlangsung cukup berat. Sejumlah kendaraan yang sebelumnya terendam air juga terlihat dievakuasi secara swadaya.
Aparat Desa Bojong bersama personel Polsek dan Koramil Majalaya telah turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta mendata kerusakan dan dampak yang ditimbulkan.
Salah seorang warga, Jajang (28), mengatakan banjir dipicu hujan deras di wilayah hulu yang meningkatkan volume air Sungai Cisunggalah hingga meluap ke permukiman.
Menurut dia, tanggul sungai yang berada di dekat area permukiman dan gudang rongsokan jebol sehingga aliran air masuk dengan cepat.
“Airnya besar sekali, datang dari sungai yang jebol. Ketinggian air sampai se dada,” kata Jajang.
Ia menjelaskan, banjir berlangsung sekitar tiga jam sebelum akhirnya surut setelah intensitas hujan menurun dan aliran sungai kembali normal.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banyak rumah warga dan kendaraan mengalami kerusakan akibat terendam air dan tertutup lumpur. Hingga kini, jumlah pasti bangunan terdampak masih dalam proses pendataan.
Selain itu, tumpukan limbah rongsokan yang terbawa arus disebut berasal dari gudang yang lokasinya berdekatan dengan titik tanggul yang jebol.
Warga berharap adanya bantuan alat berat untuk mempercepat pengangkutan lumpur dan material sisa banjir. Mereka juga meminta penyemprotan menggunakan mobil pemadam kebakaran guna membersihkan lingkungan secara lebih maksimal.*





