Sosok Ade Zakir yang  Bakal Dilantik Jadi Pj Bupati Bandung Barat

Sekda KBB Ade Zakir.(Instagram)**

SATUMEDIA.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Ade Zakir ditunjuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat. Rencananya pelantikan akan dilaksanakan di Aula Barat Gedung Sate Sabtu (15/6/2024) pada pukul 16.00 WIB.

Ditunjuknya Ade Zakir sebagai Pj Bupati Bandung Barat berdasarkan surat dari Kemendagri Nomor 100.2.1.3 — 1308 Tahun 2024 tanggal 14 Juni 2024 tentang
Pengangkatan Penjabat Bupati Bandung Barat Provinsi Jawa Barat.

Dalam surat Direktorat Jenderal Otonomi Daerah yang ditujukan kepada Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin per tanggal 14 Juni 2024 terdapat dua poin penting.

Poin pertama Diharapkan agar kiranya Salinan dan Petikan Keputusan Menteri Dalam Negeri dimaksud disampaikan kepada yang bersangkutan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya,ln

Poin kedua, sehubungan dengan hal tersebut, diminta kepada Pj Gubernur Jawa Barat agar segera melaksanakan pelantikan terhadap Saudara Ade Zakir Hasim, S.T, Sebagai Penjabat Bupati Bandung Barat sesuai ketentuan perundang-undangan: dan
menyampaikan Berita Acara dan Laporan Pelaksanaan Pelantikan kepada Mentari Dalam Negeri c.g. Direktur Jenderal Otonomi Daerah.

Ade Zakir dinilai sebagai sosok yang tepat untuk menjadi Pj Bupati Bandung Barat. Pasalnya, selain menjadi pejabat karir dari awal Pemkab Bandung Barat terbentuk serta merupakan ASN dengan jabatan tertinggi di KBB.

Pria kelahiran Majalengka, 23 Agustus 1973 ini lama bertugas di bidang yang berkaitan dengan perizinan. Meniti karir awal di Pemkab Majalengka hingga sampai menduduki  jabatan Kepala Sub Bagian Bina Keagrariaan.

Jabatan sama juga pernah dijabatnya di Pemkab Bandung Barat pada 2009. Hingga
pada 2011 naik menjadi Kepala Bidang Perizinan pada Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu di KBB.

Tak butuh waktu lama, tepatnya pada tahun 2013 Ade Zakir  mendapat kepercayaan sebagai Sekretaris Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu

Hingga pernah menjabat Plt Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu pada 2016. Sampai pada 2017 melalui proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Ade Zakir menjadi Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu.

Setelah cukup lama menduduki jabatan Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu, kemudian dimutasi pada masa Bupati Hengki Kurniawan  pada 2022 sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Jabatan karir tertingginya sebagai Sekda KBB setelah dilantik Bupati Hengki Kurniawan pada Rabu  12 April 2023.

Ade menjadi Pj Bupati Bandung Barat setelah penjabat sebelumnya, Arsan Latif ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat terkait dugaan kasus Pasar Cigasong di Kabupaten Majalengka.

Penetapan tersangka terhadap Arsan Latif oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat berdasarkan surat perintah penyidikan Kejati Jabar bernomor 1321/M.2/Fd.2/06/2024 tertanggal 5 Juni 2024.

Kemudian, surat penetapan tersangka (Pidsus-18) Kajati Jabar bernomor TAP- 58/M.2/Fd.2/06/2024 tertanggal 5 Juni 2024

Hanya beberapa hari setelah ditetapkan sebagai tersangka, Arsan Latif dicopot dari jabatannya pada Kamis (6/6/2024). Hal itu berdasarkan radiogram
Mendagri No 200.2.1.3/4279/OTDA tertanggal 6 Juni 2024.

Bersamaan dengan itu, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin telah menunjuk Sekda KBB, Ade Zakir sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bandung Barat.*

Pos terkait