SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian menggelar Bazar Ramadan 1447 Hijriah dan Operasi Pasar Murah Bersubsidi 2026 di Lapangan Plaza Upakarti, Soreang, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (8/3/2026) itu berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bandung dan diikuti 130 pelaku UMKM Kabupaten Bandung dari sektor kuliner, fesyen, serta kebutuhan bahan pokok.
Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka langsung kegiatan tersebut. Ia didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Erwin Rinaldi, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Dicky Anugrah.
Dadang mengatakan, penyelenggaraan bazar merupakan bagian dari kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro dan kecil.
“Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan daya saing industri kecil, menengah hingga industri besar,” ujar Dadang.
Menurut dia, momentum Ramadan memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial ekonomi karena meningkatnya konsumsi masyarakat yang berdampak pada pergerakan harga dan daya beli.
Karena itu, bazar digelar sebagai instrumen pemberdayaan UMKM dan penguatan akses pasar. Kegiatan tersebut juga didukung Perum Bulog Cabang Bandung dan sejumlah ritel modern untuk memastikan ketersediaan komoditas strategis.
Selain bazar, Pemkab Bandung melaksanakan operasi pasar murah bersubsidi bagi masyarakat kurang mampu. Paket sembako berisi beras premium, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu dengan nilai Rp 164.000 dapat ditebus seharga Rp 83.000.
Dadang berharap operasi pasar murah dapat membantu menjaga daya beli masyarakat serta menekan dampak inflasi kebutuhan pokok selama Ramadhan.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan mempromosikan produk unggulan Kabupaten Bandung serta meningkatkan transaksi penjualan IKM dan UKM agar berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.*





