Belum Kantongi Izin, Bandung Zoo Dipastikan Belum Bisa Buka Saat Libur Lebaran

Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo)  belum dapat dibuka untuk masyarakat pada masa libur Lebaran tahun ini.(Dok.Diskominfo Kota Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo)  belum dapat dibuka untuk masyarakat pada masa libur Lebaran tahun ini. Hingga kini, objek wisata tersebut masih menunggu izin operasional dari Kementerian Kehutanan.

Farhan mengaku memahami harapan masyarakat yang ingin kembali mengunjungi Bandung Zoo, namun proses perizinan masih menjadi kendala utama.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat. Mudah-mudahan dalam waktu dekat permasalahan ini bisa diselesaikan sehingga Kebun Binatang Bandung dapat kembali beroperasi,” ujar Farhan saat Safari Ramadan ke-21 di Masjid Agung Bandung, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, izin operasional kebun binatang tersebut dicabut setelah pemerintah pusat mencabut izin lembaga konservasi milik Yayasan Margasatwa Tamansari yang selama ini mengelola kawasan wisata tersebut.

Karena itu, Pemerintah Kota Bandung masih menunggu penyelesaian proses administrasi dan regulasi agar Bandung Zoo dapat kembali menerima pengunjung.

Selain persoalan kebun binatang, Farhan juga menyampaikan bahwa sejumlah tempat hiburan di Kota Bandung untuk sementara dihentikan operasionalnya selama satu pekan. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan.

Menurut dia, langkah tersebut diharapkan membuat tempat-tempat hiburan dapat kembali beroperasi secara lebih tertib setelah masa libur Lebaran.

“Kami harapkan setelah masa libur Lebaran nanti, tempat-tempat hiburan tersebut bisa kembali beroperasi dengan baik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Farhan juga mengapresiasi dukungan jajaran kewilayahan serta masyarakat terhadap berbagai program Pemerintah Kota Bandung.

Ia mengakui selama beberapa bulan menjabat masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu diperbaiki. Namun, berbagai persoalan di Kota Bandung dinilai dapat ditangani melalui komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat.

“Saya banyak melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, karena banyak isu di Kota Bandung yang berkaitan dengan kebijakan di tingkat nasional. Alhamdulillah berbagai persoalan bisa kita tangani dengan baik,” ujarnya.

Farhan juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran kecamatan, kelurahan hingga ketua RT dan RW yang selama ini turut mendukung berbagai program pemerintah kota.

Menurutnya, sejumlah program yang dijalankan saat ini juga merupakan hasil masukan masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi.

“Tentu masih ada kelemahan dan kekurangan. Namun insyaallah kita akan terus memperbaikinya bersama,” kata Farhan.*

Pos terkait