Viral Video Lele Mentah di Menu MBG, Operasional SPPG Pamekasan Dihentikan Sementara

Logo BGN.(Dok.BGN).**

SATUMEDIA.ID – Video yang menampilkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa lele yang tampak mentah di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, viral di media sosial.

Menyusul kejadian tersebut, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Pademawu, Buddagan, untuk sementara waktu dihentikan guna dilakukan evaluasi.

Penghentian operasional dilakukan setelah muncul laporan bahwa makanan yang didistribusikan kepada siswa tidak sesuai dengan standar penyajian. Kondisi ini bahkan memicu penolakan dari pihak sekolah terhadap menu yang dibagikan kepada para siswa.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II Badan Gizi Nasional (BGN) Albertus Dony Dewantoro mengatakan, keputusan penghentian sementara diambil setelah pihaknya melakukan peninjauan atas laporan tersebut.

“Berdasarkan pertimbangan pimpinan BGN, permasalahan tersebut dinilai telah menghambat proses distribusi dalam Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, operasional SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan untuk sementara waktu dihentikan,” kata Dony dikutip, Minggu (15/3/2026).

Menurut Dony, langkah tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi agar pengolahan dan penyajian makanan dalam program MBG dapat memenuhi standar keamanan pangan dan gizi bagi para penerima manfaat.

Selama masa penghentian, pihak terkait akan melakukan pembinaan serta perbaikan terhadap sistem operasional dapur layanan MBG di wilayah tersebut.

“Operasional SPPG akan kembali dibuka setelah proses evaluasi, pembinaan, dan perbaikan dinyatakan selesai oleh pihak berwenang,” ujarnya.

Penjelasan ahli gizi

Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan Fikri Kuttawakil menjelaskan bahwa menu yang viral tersebut sebenarnya merupakan lele yang telah melalui proses marinasi, bukan ikan mentah yang siap dikonsumsi.

Ia mengatakan, metode marinasi digunakan dengan pertimbangan menjaga kandungan gizi sekaligus meningkatkan daya tahan bahan pangan.

“Kenapa kami menggunakan lele marinasi, pertama untuk mencegah berkurangnya gizi di lele itu dan menambah protein pada menu hari itu. Dengan dimarinasi, lele juga bisa bertahan sampai satu hari,” jelas Fikri.

SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan diketahui melayani 3.329 penerima manfaat yang terdiri dari siswa SMA/SMK/MA, SMP/MTs, PAUD/TK, SLB, tenaga pendidik, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah tersebut.

Pemerintah berharap evaluasi yang dilakukan dapat memastikan kualitas dan keamanan makanan dalam program MBG sehingga distribusi kepada para siswa dapat kembali berjalan dengan baik.*

Pos terkait