Pemkab Bandung Berangkatkan 700 Pemudik Gratis, Bupati: Tahun Depan Target 1.000 Orang

Bupati Bandung Dadang Supriatna melepas 700 pemudik  yang diberangkatkan menggunakan 14 bus menuju sejumlah kota di Jawa Tengah, Selasa (17/3/2026).(Dok.Diskominfo Kabupaten Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung kembali menggelar program mudik gratis bagi warganya. Sebanyak 700 pemudik diberangkatkan menggunakan 14 bus menuju sejumlah kota di Jawa Tengah, Selasa (17/3/2026).

Program yang digagas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung ini secara resmi dilepas oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna di Dome Bale Rame, Soreang.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, program Mudik Gratis ini secara resmi saya luncurkan,” ujar Dadang saat mengibarkan bendera tanda keberangkatan.

Ratusan pemudik tersebut diberangkatkan menuju sejumlah kota tujuan utama di Jawa Tengah, seperti Solo dan Yogyakarta. Program ini ditujukan untuk membantu warga Kabupaten Bandung yang ingin pulang kampung, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Selain itu, Dadang menyebut program ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus mudik, sekaligus menekan potensi kecelakaan di jalan raya.

“Saya mengucapkan selamat berlebaran di kampung halaman. Semoga selamat sampai tujuan dan bisa berkumpul bersama keluarga,” katanya.

Bupati yang akrab disapa Kang DS ini menambahkan, program mudik gratis merupakan agenda rutin tahunan yang terus mengalami peningkatan kuota. Pada tahun ini, awalnya Pemkab Bandung hanya menyediakan 600 kursi, namun langsung habis dalam waktu 24 jam.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, kuota kemudian ditambah menjadi 700 orang berkat dukungan dari bank bjb dan sejumlah perusahaan lainnya.

Dadang pun menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut.

Ke depan, Pemkab Bandung berencana meningkatkan kuota mudik gratis hingga 1.000 peserta, serta memperluas rute perjalanan.

“Insya Allah tahun depan bisa sampai 1.000 orang. Rutenya juga akan ditambah, termasuk ke Jawa Timur karena permintaannya cukup tinggi,” ujarnya.*

Pos terkait