SATUMEDIA.ID – Penjabat (Pj)Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menekankan sejumlah persoalan yang harus segera ditindaklanjuti oleh Pj Bupati Bandung Barat Ade Zakir. Dua di antaranya menyangkut pengelolaan sampah dan perundungan atau bullying.
“Ada dua amanat yang disampaikan pak Pj Gubernur kepada saya pada saat pelantikan, yaitu menyangkut pengelolaan sampah dan bullying,” kata Ade Zakir saat ditemui, Senin (17/6/2024).
Ia mengungkapkan, menyangkut persoalan sampah pihaknya sudah mengadakan pertemuan dengan pihak-pihak terkait. Tindaklanjutnya diperlukan penyelesaian penanganan sampah dari masing-masing pemerintahan di Bandung Raya.
Menurutnya, amanat dari Pj Gubernur Jabar bersifat pelayanan, oleh karena itu Pemkab Bandung Barat bakal menambah alokasi anggaran untuk penangan sampah ini.
“Penanganan sampah itukan sifatnya pelayanan, tentunya harus diimbangi dengan penambahan anggaran. Hal itu sudah kami bahas dengan Bapelitbangda,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah sudah memiliki rencana penanganan sampah di Bandung Barat ini dengan memasukan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
“Penanganan sampah akan terintegrasi dengan gerakan Citarum Harum yang dikelola provinsi. Tak bisa kita pungkiri bahwa masalah Citarum itu, bukan berati tidak terkait dengan Lembang dan lainnya. Karena satu sama lain berkaitan,” tandasnya.
Pihaknya, lanjut Ade, akan lebih gencar menyosialisasikan kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah di hulu. Langkah itu sesuai dengan arahan Sekda Provinsi Jabar.
“Sejumlah strategi dan kebijakan soal penanganan sampah memang sudah menjadi perhatian Pemkab Bandung Barat. Salah satunya menyangkut keterbatasan kuota pembuangan sampah ke TPA Sarimukti, tentu perlu solusinya,” tandas Ade.*





