SATUMEDIA.ID – Hanya berselang 5 hari setelah dilantik sebagai Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Ade Zakir langsung menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Upacara Hari Jadi KBB akan dilaksanakan di Plaza Mekarsari, Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat pada Rabu (19/6/2024). Untuk perwira upacara oleh Kepala Dishub KBB Fauzan Azima, dan Komandan Upacara Camat Cipongkor Rega Wiguna.
Peserta upacara melibatkan 18 pleton yang berasal Dishub KBB, Damkar, BPBD, Satpol PP, perangkat desa, perawat, PKK, siswa SMP dan SMA, Pramuka, Karang Taruna, Tagana, Linmas, Purna Paskibraka, PGRI, ASN, Non ASN, dan PGRI.
“Ada 450 tamu undangan yang akan hadir pada upacara hari jadi KBB, termasuk para mantan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, serta Sekretaris Daerah,” kata Kepala
Diskominfotik KBB, Yoppie Indrawan didampingi Kabag Prokompim Setda KBB Andi M. Hikmat pada Selasa (18/6/2024).
Ia menyebut rangkaian upacara peringatan Hari Jadi ke-17 KBB akan dimulai pukul 08. 00 WIB. Selain upacara seremonial, juga akan dilaksanakan penyematan penghargaan Satyalencana Karya Satya Presiden RI kepada ASN Pemkab Bandung Barat.
Ada tiga perwakilan yang akan menerima Satya Lencana Presiden RI, yaitu Avira Nur Fashihah SH. MM yang kini menjabat Asisten Administrasi Umum penerima Satyalancana Karya Satya 30 tahun, Kepala Diskominfotik Yoppie Indrawan penerima Satyalencana Karya Satya 20 tahun , dan Andi Nurwansyah dari Bagian Organisasi penerima Satyalencana Karya Satya 10 tahun
Ia menyebut bagi masyarakat yang ingin menyaksikan rangkaian Upacara HUT ke-17 KBB bisa menyaksikan melalui Live Streaming
di Channel Youtube Diskominfotik_kbb, tautan https://www.youtube.com/@diskominfotik_kbb/streams.
“Upacara akan dilaksanakan pada Rabu, 19 Juni 2024 pukul 07.30 WIB sampai selesai. Bisa disaksikan di Channel Youtube Diskominfotik_kbb,” kata Yoppie.
Lebih jauh dijelaskannya, tujuan dari peringatan Hari Jadi ke-17 KBB untuk merefleksikan awal mula kelangsungan perkembangan, perubahan ketatanegaraan dan untuk memberikan penghargaan kepada pelaku pemerintahan daerah.
“Menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan, kebanggaan daerah, mendorong semangat memiliki dan membangun daerah,” tandasnya.
Selain itu, menunjukan jati diri masyarakat KBB yang memiliki keunggulan kualitatif, komparatif, dan kompetitif yang dapat memacu pertumbuhan dan pengembangan pembangunan daerah.*





