SATUMEDIA.ID – Secara resmi pendaftaran seleksi sekolah kedinasan tahun anggaran 2024 telah ditutup pada Kamis (13/6/ 2024) lalu. Sejak pendaftaran dibuka pada 15 Mei sebanyak 161.216 pelamar yang telah submit alias mendaftar.
Pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan secara daring melalui portal BKN via dikdin.bkn.go.id.
Berdasarkan data dari laman Badan Kepegawaian Negara (BKN), di antara 8
instansi sekolah kedinasan, terdapat 5 teratas yang menjadi pilihan pelamar.
Di urutan pertama diduduki Politeknik Keuangan Negara (STAN) dengan total 38.355 pelamar, disusul Institut Pemerintah Dalam Negeri atau IPDN dengan jumlah pelamar sebanyak 33.653. Urutan ketiga ditempati oleh Politeknik Statistika (STIS) dengan total 19.793 pelamar dan Politeknik Ilmu Permasyarakatan atau Poltekip di urutan keempat dengan jumlah pelamar 12.390. Terakhir ada Politeknik Imigrasi atau Poltekim di urutan kelima dengan total 11.607 pelamar.
Setelah pendaftaran di portal berakhir, tahapan verifikasi validasi atau seleksi administrasi yang telah berjalan paralel dengan pendaftaran terus berlanjut hingga 17 Juni.
Seperti halnya seleksi administrasi seleksi CPNS dan PPPK, proses verifikasi dan validasi seluruh berkas pelamar dilakukan oleh masing-masing instansi sekolah kedinasan.
Hasil verifikasi validasi instansi sekolah kedinasan terhadap pelamar yang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya akan diumumkan pada 18 sampai 20 Juni 2024 sesuai jadwal yang ditetapkan Panselnas.
Pengumuman hasil seleksi administrasi nantinya akan diumumkan oleh masing-masing instansi sekolah kedinasan di kanal informasinya atau pelamar dapat mengecek notifikasinya saat login di portal BKN.
Diberitakan sebelumnya, pemerintah membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada delapan instansi penyelenggara sekolah kedinasan dengan alokasi 3.445 formasi.
Sekolah kedinasan yang diberikan alokasi formasi adalah Politeknik Keuangan Negara STAN, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Politeknik Statistika STIS, Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Politeknik Imigrasi, sekolah kedinasan dibawah naungan Kementerian Perhubungan, serta Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.*





