SATUMEDIA.ID – Politeknik Agraria STPN, perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), menggelar Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027.
Melalui proses seleksi tersebut, kampus menyiapkan calon taruna yang akan dididik menjadi sumber daya manusia di bidang pertanahan dan tata ruang untuk mendukung pembangunan nasional.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN, Agustyarsyah, mengatakan seluruh peserta yang mengikuti seleksi diharapkan merupakan putra-putri terbaik bangsa yang memiliki kompetensi, integritas, serta karakter yang kuat.
“Kita harus optimistis siapa pun yang nantinya menjadi taruna Politeknik Agraria STPN benar-benar merupakan putra-putri terbaik bangsa yang memiliki attitude, knowledge, dan integritas dalam memperbaiki sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai program layanan pertanahan dan tata ruang,” ujar Agustyarsyah saat ditemui di BPSDM Kementerian ATR/BPN, Cikeas, Kabupaten Bogor, Kamis (2/7/2026).
Pelaksanaan SPTB Tahun Akademik 2026/2027 berlangsung di dua lokasi, yakni Kampus Politeknik Agraria STPN di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan BPSDM Kementerian ATR/BPN di Cikeas, Kabupaten Bogor. Seleksi di Yogyakarta digelar pada 1-4 Juli 2026, sedangkan di Cikeas dilaksanakan pada 2 Juli 2026.
Agustyarsyah menjelaskan, penambahan lokasi seleksi dilakukan untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah pendaftar setiap tahun. Dengan kapasitas kampus di Yogyakarta yang terbatas, BPSDM Cikeas dimanfaatkan sebagai lokasi tambahan agar proses seleksi tetap berjalan optimal.
“Jumlah pendaftar Politeknik Agraria STPN terus meningkat setiap tahun. Ketika peserta yang lolos administrasi semakin banyak, kapasitas di Yogyakarta tentu menjadi terbatas. Karena itu, kami memanfaatkan fasilitas BPSDM di Cikeas agar proses seleksi dapat berlangsung dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan seleksi di dua lokasi juga bertujuan menjaga kualitas, objektivitas, dan integritas pelaksanaan ujian berbasis Computer Based Test (CBT). Menurutnya, perluasan lokasi seleksi ke berbagai wilayah Indonesia menjadi target jangka panjang, namun akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, sistem, serta mekanisme pengawasan.
“Ke depan kami berharap dapat membentuk beberapa zona pelaksanaan seleksi di berbagai wilayah Indonesia. Namun, saat ini kami memprioritaskan pelaksanaan yang profesional dan mudah diawasi sehingga kualitas seleksi tetap terjaga,” ujar Agustyarsyah.
Berdasarkan data panitia, sebanyak 2.114 peserta mengikuti seleksi berbasis CBT. Dari jumlah tersebut, 1.405 peserta menjalani ujian di Kampus Politeknik Agraria STPN Yogyakarta, sementara 709 peserta mengikuti seleksi di BPSDM Cikeas. Materi yang diujikan meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Potensi Umum (TPU), serta pengetahuan di bidang keagrariaan.
Hasil seleksi CBT dijadwalkan diumumkan pada 9 Juli 2026. Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan berupa tes kesehatan, kesamaptaan, dan wawancara pada 13-15 Juli 2026.
Selanjutnya, pengumuman kelulusan akhir SPTB Tahun Akademik 2026/2027 akan disampaikan pada 22 Juli 2026. Taruna yang dinyatakan lulus diwajibkan mengikuti daftar ulang secara daring, masuk asrama pada 21 Agustus 2026, mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Taruna Baru (PKKTB) pada 24-27 Agustus 2026, dan memulai perkuliahan pada 31 Agustus 2026.*





