Menapak Jejak Sejarah Kabupaten Bandung, KDS Pimpin Ziarah ke Makam Para Bupati

Ziarah ke makam para mantan Bupati Bandung menjadi rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385.(Dok.Diskominfo Kabupaten Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Ziarah ke makam para mantan Bupati Bandung menjadi rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat di lingkungan Pemkab Bandung.

Rombongan mengawali ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung. Selanjutnya, mengunjungi Makam para Bupati Bandung di kawasan Dalem Kaum, Makam Karang Anyar, TPU Porib, serta Situs Makam Bupati Bandung pertama, R TMG Wira Angun Angun, di Dayeuhkolot.

Di setiap lokasi, Bupati yang akrab disapa KDS bersama rombongan memanjatkan doa dan melakukan tabur bunga sebagai simbol penghormatan dan rasa terima kasih atas jasa para pemimpin terdahulu. Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti setiap prosesi ziarah tersebut.

KDS menegaskan bahwa kegiatan ziarah ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum refleksi untuk mengenang pengabdian para pemimpin yang telah membangun fondasi Kabupaten Bandung.

“Kita doakan para pahlawan, terutama para pendiri Kabupaten Bandung dan para bupati terdahulu yang telah wafat, semoga ditempatkan di sisi Allah SWT. Banyak sekali yang telah diwariskan bagi perkembangan Kabupaten Bandung saat ini,” ujar KDS.

Selain itu, ia juga mendoakan para mantan Bupati Bandung yang masih hidup, yakni Obar Sobarna dan Dadang Naser, agar senantiasa diberikan kesehatan dan terus berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, KDS mengaku bersyukur dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar Raden Adipati (RA) Wiranatakusumah II, salah satu tokoh penting dalam sejarah Kabupaten Bandung yang memimpin pada periode 1794 hingga 1829.

“Alhamdulillah, saya berkesempatan bertemu dengan keluarga dari pendiri Kabupaten Bandung. Saat ini Kabupaten Bandung telah berusia 385 tahun dan estafet kepemimpinan terus dilanjutkan oleh para bupati berikutnya,” katanya.

Di tengah rangkaian kegiatan tersebut, KDS juga menyampaikan duka cita kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir, khususnya di wilayah Ciapus, Kecamatan Banjaran. Ia berharap musibah tersebut segera berakhir dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

“Mengingat saat ini kita sedang dikepung musibah bencana alam, kami berdoa semoga musibah ini cepat selesai,” tuturnya.

KDS turut menginstruksikan kepada para kepala OPD dan camat agar tetap berada di wilayah masing-masing serta responsif terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana.

“Tolong kepada para kepala OPD dan para camat untuk turun langsung ke lapangan membantu masyarakat. Ini adalah kewajiban kita. Niatkan lillahi ta’ala,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Bandung bersama jajaran Forkopimda dan Forkopimcam akan terus berupaya menyelesaikan permasalahan banjir melalui kolaborasi pentahelix dengan pemerintah pusat dan provinsi, sehingga aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.*

Pos terkait