SATUMEDIA.ID – Anggota Komisi II DPR RI, Yadi Srimulyadi mengingatkan kepada Pemerintah Desa untuk mendukung program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL).
Pernyataan itu disampaikan Yadi Srimulyadi pada acara Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap dari Kementrian ATR/BPN bersama Anggota DPR RI Yadi Srimulyadi di Lembang, Selasa (25/6/2024).
“Dibeberapa daerah, kami mendengar ada pemerintah desa yang kurang mensupport program PTSL. Mungkin karena ini gratis, jadi tidak ada pemasukan buat desa,” kata Yadi.
Ia mengingatkan bahwa Pemerintah Desa sudah mendapat dana desa yang besarannya mencapai Rp1 miliar per desa. Sehingga harus mensupport program PTSL .
“PTSL dapat berjalan optimal bila didukung oleh semua. Bagaimanapun juga program ini memberikan manfaat besar untuk masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, masyarakat harus memanfaatkan dengan baik program PTSL yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Di samping gratis dengan bidang tanah sudah bersertifikat memiliki berbagai keuntungan
“Tanah yang masyarakat miliki bisa memiliki legalitas, kekuatan hukumnya jelas. Begitupun ketika suatu hari nanti dijual atau dijadikan agunan akan memiliki nilai lebih,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Iim Rohiman menyebut, pihaknya menargetkan 60 ribu PTSL pada tahun 2024 ini.
“Sampai saat ini Kantah KBB sudah menyelesaikan sebanyak 50 ribu PTSL, termasuk melaksanakan pemberkasan puluhan bidang. Sementara berkas dari masyarakat sudah kita input ada lebih dari 47 ribu. Sehingga, masih tersisa kurang lebih 2.300 yang akan kita coba tuntaskan,” kata Iim Rohiman.
Menurutnya, masyarakat Bandung Barat sangat antusias mengikuti program PTSL ini sangat baik. Bahkan, pemerintah kecamatan dan desa juga memberikan support.
“Alhamdulillah di KBB masyarakatnya antusias, juga pemerintah kecamatan dan desanya juga memberikan dukungan penuh. Sehingga sangat membantu kegiatan PTSL,” ujarnya.*





