Baznas RI dan KBB Kawal UMKM Lokal Menuju Pasar yang Lebih Luas

Baznas RI dan Baznas KBB menggelar kegiatan Penguatan UMKM dan Penyaluran Hasil Kurasi Kemasan Produk UMKM yang digelar di Kantor Baznas KBB, Selasa (19/5/2026). (Dok.Baznas KBB).**

SATUMEDIA.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Baznas Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui program penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan UMKM dan Penyaluran Hasil Kurasi Kemasan Produk UMKM yang digelar di Kantor Baznas KBB, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan Baznas KBB beserta staf Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan. Program ini merupakan bagian dari Kurasi Produk UMKM Baznas RI yang melibatkan pelaku usaha binaan dari berbagai daerah di Indonesia.

Program tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Baznas dalam meningkatkan kualitas produk, daya saing usaha, hingga memperluas akses pemasaran para pelaku UMKM.

Sebanyak 62 pelaku UMKM binaan Baznas KBB sebelumnya diusulkan mengikuti program kurasi produk Baznas RI pada 2025. Namun, realisasi fasilitasi bantuan dilakukan pada 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 pelaku usaha telah menerima bantuan hasil kurasi berupa kemasan produk yang disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama diberikan kepada lima penerima manfaat pada bulan sebelumnya, sedangkan tahap kedua menyasar 16 penerima manfaat pada Mei 2026.

Pada penyaluran tahap kedua, sebanyak 10 pelaku usaha hadir mengikuti kegiatan pembekalan sebelum menerima bantuan kemasan produk.

Wakil Ketua II Baznas KBB Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saiful Rachman mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi berbasis pemberdayaan produktif yang berkelanjutan.

“Program ini diharapkan memberikan dampak nyata terhadap para mustahik penerima manfaat, khususnya dalam meningkatkan kualitas usaha mereka,” ujarnya.

Saiful juga menyampaikan apresiasi kepada Baznas RI atas dukungan yang diberikan kepada pelaku UMKM di Bandung Barat.

Menurutnya, bantuan kemasan dan pembekalan usaha diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, kapasitas produksi, hingga memperluas peluang pemasaran para pelaku usaha.

“Harapannya para pelaku UMKM ini tidak hanya naik kelas usahanya, tetapi juga naik kelas secara ekonomi, dari mustahik menjadi muzaki,” katanya.

Adapun pelaku UMKM binaan yang mengikuti penyaluran tahap kedua di antaranya produk Pedas Rasa milik Siti Aisah Nur Latifah, Jahe Instan Bustanul Arifin milik Mafuah, B Milk milik Eka Devana Purbada, Iking Kriuk milik Imas Siti Sarifah, Teteh Aul milik Indra Permana, Comring milik Ema Hermawati, Ainan Kitchen milik Nani Herliani, Potatos Curly milik Siti Habibah, Singkong Isrot milik Dodi Hermawan, serta 5Lima Foods milik Fitri Aristriani Rahayu.*

Pos terkait