SPMB Kota Cimahi Dibuka, Daya Tampung Sekolah Lebihi Prediksi Pendaftar

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana.(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang TK Negeri, SD Negeri, dan SMP Negeri. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi SPMB Kota Cimahi guna mempermudah akses masyarakat sekaligus menghindari penumpukan peserta di lingkungan sekolah.

Pelaksanaan pendaftaran dibagi berdasarkan jenjang pendidikan dengan jadwal yang berbeda agar proses seleksi berjalan tertib dan mudah dipantau oleh panitia.

Untuk jenjang TK Negeri, pendaftaran dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Sementara itu, jenjang SD Negeri saat ini telah memasuki tahap daftar ulang jalur afirmasi dan mutasi yang berlangsung pada 11–12 Juni 2026. Adapun pendaftaran jalur domisili dibuka pada 22–24 Juni 2026.

Pada jenjang SMP Negeri, pendaftaran jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi telah dibuka sejak 11–13 Juni 2026. Selanjutnya, pendaftaran jalur domisili akan dilaksanakan pada 2–4 Juli 2026. Seluruh tahapan hanya dapat diakses melalui situs resmi spmb.cimahikota.go.id.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana memastikan kapasitas sekolah yang tersedia masih mencukupi untuk menampung calon peserta didik pada tahun ajaran baru.

“Berdasarkan data yang ada, daya tampung jenjang SD mencapai 9.742 siswa yang tersebar di sekolah negeri, swasta, maupun Madrasah Ibtidaiyah. Sementara jumlah pendaftar diperkirakan sekitar 9.740 siswa,” ujar Ngatiyana, Selasa (16/6/2026).

Menurut dia, kondisi serupa juga terjadi pada jenjang SMP dan sederajat. Daya tampung yang tersedia mencapai 11.284 siswa, sedangkan jumlah calon pendaftar diprediksi sekitar 10.523 siswa.

“Jadi secara kuota masih aman dan masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya.

Ngatiyana menjelaskan, pelaksanaan SPMB tahun ini untuk jenjang SMP menggunakan dua komponen penilaian utama, yakni nilai rapor sekolah dasar dan hasil Tes Kemampuan Akhir (TKA).

“Sementara ketentuan teknis lainnya masih mengacu pada mekanisme yang telah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Ia juga mengimbau para orang tua untuk tidak cemas apabila anaknya belum berhasil diterima di sekolah negeri. Pemerintah Kota Cimahi, kata dia, telah menyiapkan skema bantuan pendidikan bagi keluarga kurang mampu yang terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), data Dinas Sosial, maupun Kementerian Sosial.

Melalui program tersebut, pemerintah akan memberikan subsidi biaya pendidikan bagi siswa yang bersekolah di lembaga pendidikan swasta sesuai kemampuan anggaran daerah.

“Dengan demikian, hak anak untuk memperoleh pendidikan tetap dapat terpenuhi tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga,” pungkas Ngatiyana.*

 

Pos terkait