Bandara Husein Bandung Siap Layani 8 Rute Penerbangan, Ini Daftar Destinasinya

Maskapai Wings Air mengangkut 22 penumpang rute perdana Bandung - Yogyakarta di Bandara Husein Sastranegara, Rabu (11/2/2026).(Dok. Diskominfo Kot Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Rencana pengoperasian kembali Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung diproyeksikan akan membuka delapan rute penerbangan menuju berbagai kota besar di Indonesia. Delapan destinasi tersebut meliputi Denpasar, Balikpapan, Medan, Pontianak, Makassar, Batam, Padang, dan Pekanbaru.

Informasi itu disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menghadiri kegiatan di GOR Bandung Arena, Sabtu (4/7/2026).

Farhan menjelaskan, operasional penerbangan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan. Namun, berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, delapan rute tersebut dipastikan akan menjadi destinasi yang dilayani ketika Bandara Husein kembali beroperasi.

“Mudah-mudahan nanti bisa terbang ke Denpasar, Balikpapan, Medan, Pontianak, Makassar, Batam, Padang, dan Pekanbaru. Delapan destinasi itu sudah pasti,” ujar Farhan dikutip dari laman Humas Pemkot Bandung.

Di sisi lain, Pemkot Bandung terus mematangkan berbagai persiapan pendukung menjelang dibukanya kembali Bandara Husein Sastranegara. Meski keputusan operasional berada di tangan pemerintah pusat, pemerintah daerah memastikan seluruh infrastruktur di luar kawasan bandara terus dibenahi.

Farhan mengatakan, pemerintah pusat telah memiliki kesepahaman untuk kembali mengoperasikan Bandara Husein Sastranegara pada periode Juli hingga September 2026. Menurut dia, keputusan tersebut telah dibahas bersama Presiden, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertahanan, serta TNI Angkatan Udara.

“Alhamdulillah, walaupun kami bukan pembuat keputusan. Presiden, Menteri Perhubungan, Kementerian Pertahanan, dan TNI AU semuanya sudah bersepakat untuk mengoperasikan bandara antara Juli, Agustus, atau September. Kami sekarang tinggal menunggu keputusan resminya,” kata Farhan.

Sambil menunggu keputusan tersebut, Pemkot Bandung mempercepat penyelesaian berbagai pekerjaan di sekitar kawasan bandara. Sejumlah pekerjaan yang dilakukan antara lain perbaikan jalan, normalisasi drainase, pemangkasan pohon, pemasangan dan perbaikan penerangan jalan umum (PJU), serta pembaruan marka jalan.

Menurut Farhan, sebagian besar pekerjaan fisik telah selesai. Meski demikian, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu disempurnakan, terutama terkait sistem parkir dan pengaturan transportasi menuju bandara.

“PR kami sekarang adalah penataan parkir, tata kelola parkir, dan layanan taksi. Sudah dipastikan tidak akan ada angkutan umum massal seperti angkot maupun bus yang masuk ke kawasan bandara. Kalau pun ada, hanya shuttle, tetapi konsepnya masih difinalisasi. Untuk kesiapan infrastruktur di luar bandara, kami sudah siap,” ujarnya.*

Pos terkait