SATUMEDIA.ID – Indonesia Political Opinion merilis hasil survei Pilkada Kabupaten Bandung yang dilakukan periode 2-6 Juli 2024. Hasilnya, Dadang Supriatna unggul jauh sebagai bakal calon Bupati Bandung pilihan masyarakat jika pemilihan digelar hari ini.
Lembaga survei Indonesia Political Opinion dalam keterangan tertulisnya, memuat pertanyaan “Jika hari ini dilaksanakan Pemilihan Bupati Bandung, bapak/ibu akan memilih siapa?”.
Indonesia Political Opinion menuliskan nama-nama bakal calon bupati yang disodorkan kepada masyarakat ,yaitu Dadang Supriatna yang merupakan bupati incumbent, Wakil Bupati Sahrul Gunawan, dan mantan Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan.
Dari nama-nama bakal calon Bupati Bandung itu, Dadang Supriatna alias Kang DS paling banyak dipilih masyarakat dengan elektabilitas 57,4 persen, Sahrul Gunawan 28,8 persen, disusul dengan Gun Gun Gunawan 12,1 persen.
“Dengan sebaran responden yang belum menyebutkan pilihan hanya sebanyak 1,7 persen,” tulis Indonesia Political Opinion dalam keterangan tertulis yang dikutip Satumedia, Kamis (11/7/2024/.
Survei Indonesia Political Opinion dilakukan
pada periode 2-6 Juli 2024 yang melibatkan 1.340 responden dan tersebar di 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung.
Teknik sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan multistage random sampling digunakan dalam survei ini. Margin of error diklaim +- 4% dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Sementara mengenai tingkat keyakinan responden dalam menentukan pilihannya. Hasilnya, 39 persen menjawab dengan yakin, 8 persen sangat yakin, ragu-ragu 47 persen, dan sangat ragu 6 persen.
Berdasarkan catatan Satumedia, tingginya pilihan masyarakat kepada Kang DS tak bisa dilepaskan dari berbagai program kerjanya yang pro-rakyat.
Seperti pembangunan infrastruktur terutama pembangunan 5 unit rumah sakit dan puluhan sekolah baru yang semakin mendekatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat.
Belum lagi pelayanan publik dan berbagai program pro rakyat seperti insentif guru ngaji, insentif RT/RW, Linmas dan PKK hingga petani.
Hal lain, bantuan sosial dan sembako untuk mengurangi kemiskinan ekstrim dan angka stunting bagi masyarakat miskin dan profesi rentan seperti tukang ojek, juga dinilai efektif terhadap kepuasan masyarakat.
Program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa agunan juga dinilai sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mengurangi pengangguran.*





