SATUMEDIA.ID – Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bandung berlangsung meriah. Plaza Upakarti, Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, Soreang, dipenuhi warna-warni atraksi dalam Karnaval Pembangunan Kabupaten Bandung 2026, Senin (17/8/2026) sore.
Karnaval tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan kemerdekaan sekaligus ruang bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan berbagai program pembangunan kepada masyarakat.
Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb turut menyaksikan langsung kemeriahan karnaval yang menampilkan 14 segmen tematik.
Beragam tema diangkat dalam setiap segmen, mulai dari pembangunan daerah, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, sosial, budaya hingga kepedulian terhadap lingkungan.
Tidak sekadar menyuguhkan hiburan, rangkaian karnaval tersebut dikemas untuk memperlihatkan bagaimana pembangunan di Kabupaten Bandung dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Dadang mengatakan, peringatan kemerdekaan seharusnya tidak hanya dimaknai melalui seremoni, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
“Kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, sehingga kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama dalam membangun Kabupaten Bandung,” ujar KDS panggilan akrab Dadang Supriatna.
Menurut dia, pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah harus bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Karena itu, berbagai program pembangunan perlu diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, termasuk dalam sektor pendidikan, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
“Yang paling penting adalah bagaimana pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat dan dirasakan oleh masyarakat. Itulah semangat Bandung Lebih Bedas, Nyaah Ka Rahayat,” katanya.
Kehadiran 14 segmen dalam Karnaval Pembangunan Kabupaten Bandung 2026 menjadi cara untuk menyampaikan pesan pembangunan melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Kostum, atraksi, dan berbagai kreativitas peserta berpadu dalam satu rangkaian pertunjukan. Setiap penampilan membawa pesan mengenai kemajuan Kabupaten Bandung sekaligus menggambarkan peran masyarakat dalam pembangunan.
KDS menilai kreativitas masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga semangat pembangunan di daerah.
“Kita ingin menunjukkan bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur. Ada pendidikan, pelayanan, pemberdayaan masyarakat, kebudayaan, kepedulian sosial, dan lingkungan yang semuanya harus kita gerakkan bersama,” ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat Kabupaten Bandung menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Mari kita terus menjaga kebersamaan, memperkuat gotong royong, dan memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan kemampuan kita masing-masing,” kata KDS.
Melalui semangat tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap pembangunan daerah dapat terus bergerak menuju visi Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera.
“Bandung Lebih Bedas, Nyaah Ka Rahayat bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja bersama dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat,” tuturnya.*





