900 Meter Jalan di Lembang Diperbaiki, Akses Warga Cibogo-Cikidang Lembang Kini Lebih Nyaman

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail dan Ketua Komisi III DPRD KBB Pither Tjuandys pada peresmian perbaikan akses jalan Cikidang - Cibogo, Kecamatan Lembang, Minggu (6/9/2026).(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Warga Kampung Cilumber, Desa Cibogo, dan Kampung Cikareumbi, Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, kini bisa menikmati akses jalan yang lebih layak.

Dua ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan parah itu telah diperbaiki dengan konstruksi rabat beton. Total panjang jalan yang ditangani mencapai 900 meter.

Perbaikan jalan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sebab, akses tersebut selama ini menjadi salah satu jalur penting bagi aktivitas warga di kedua kampung.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat Pither Tjuandys mengatakan perbaikan jalan tersebut merupakan hasil dari proses penganggaran yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurut dia, pemerintah daerah tidak hanya melakukan pembangunan di ruas jalan utama, tetapi juga mulai menyentuh akses lingkungan yang digunakan masyarakat sehari-hari.

“Perbaikan ini merupakan hasil dari komitmen anggaran yang terus dijaga dalam dua tahun terakhir. Pemerintah akhirnya bisa menjangkau ruas jalan yang sebelumnya kondisinya cukup memprihatinkan,” ujar Pither saat peresmian jalan tersebut, Minggu (6/9/2026).

Pither berharap pembangunan infrastruktur seperti itu terus dilanjutkan sehingga tidak ada lagi akses warga yang dibiarkan dalam kondisi rusak.

“Yang paling penting, pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Jalan lingkungan pun memiliki peran penting karena menjadi akses utama warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan pembenahan jalan di Lembang merupakan bagian dari agenda peningkatan infrastruktur yang dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah.

Selain Lembang, pemerintah daerah juga menyasar sejumlah kawasan lain, seperti Cikole, Cihideung, Wangunharja, hingga wilayah Bandung Barat bagian selatan.

Jeje mengatakan pembangunan infrastruktur tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah kabupaten. Peran pemerintah desa dan masyarakat juga dibutuhkan agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Pembangunan harus dikerjakan bersama. Pemerintah kabupaten, desa, RT, RW, DPRD dan masyarakat harus memiliki tujuan yang sama supaya infrastruktur yang dibangun benar-benar memberikan manfaat,” ujar Jeje.

Ia meminta warga ikut menjaga jalan yang baru diperbaiki. Menurut Jeje, perawatan menjadi bagian penting agar anggaran pembangunan tidak kembali terbebani akibat kerusakan yang sebenarnya dapat dicegah.

“Setelah diperbaiki, tugas kita berikutnya adalah menjaganya. Jangan sampai jalan yang sudah bagus kembali rusak karena tidak dirawat atau digunakan melebihi ketentuannya,” kata Jeje.

Perbaikan jalan tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Lembang dan sekitarnya.*

Pos terkait