Bukan Cuma Panitia Agustusan, KDS Minta Karang Taruna Ikut Selesaikan Masalah Warga

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat menghadiri kegiatan Bina Wilayah dan Talkshow dalam rangka HUT Karang Taruna ke-66 di Gedung Budaya Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (25/9/2026).(Dok.Diskominfo Kabupaten Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong Karang Taruna tidak berhenti sebagai organisasi kepemudaan yang aktif dalam kegiatan seremonial.

Ia meminta para pemuda turun langsung membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Menurut Dadang, keberadaan Karang Taruna harus memberikan dampak nyata bagi lingkungan. Pemuda dinilai memiliki posisi penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Pesan tersebut disampaikan Dadang yang akrab dipanggil KDS saat menghadiri kegiatan Bina Wilayah dan Talkshow dalam rangka HUT Karang Taruna ke-66 di Gedung Budaya Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (25/9/2026).

KDS meminta para pengurus dan anggota Karang Taruna membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk memperkuat pemberdayaan pemuda.

“Karang Taruna harus hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan. Jangan hanya melihat atau menunggu, tetapi ikut bergerak mencari solusi yang bisa dirasakan manfaatnya oleh warga,” kata KDS.

Ia mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah program yang dapat dimanfaatkan pemuda untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian ekonomi.

Program tersebut antara lain pinjaman bergulir untuk permodalan usaha serta pelatihan kewirausahaan dan berbagai keterampilan.

“Kesempatan untuk mengembangkan usaha sudah kami buka melalui program permodalan dan pelatihan. Saya berharap ini benar-benar dimanfaatkan oleh para pemuda,” ujarnya.

KDS menilai peningkatan keterampilan dan akses permodalan penting agar pemuda memiliki aktivitas ekonomi yang produktif.

Selain meningkatkan kesejahteraan, ia berharap pemuda yang telah memiliki usaha dan keterampilan dapat ikut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.

KDS juga menyoroti perubahan peran Karang Taruna di Kabupaten Bandung. Menurut dia, organisasi tersebut kini tidak lagi identik dengan kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan atau kepanitiaan Agustusan.

Ia menyebut Karang Taruna telah mulai menunjukkan kiprah di berbagai bidang, mulai dari kegiatan sosial, lingkungan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Karang Taruna sudah berkembang. Perannya sekarang semakin luas dan tidak hanya muncul ketika ada kegiatan Agustusan. Mereka sudah banyak terlibat dalam persoalan yang dihadapi masyarakat,” kata KDS.

Ia pun mengapresiasi prestasi Karang Taruna Asoka, Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, yang berhasil masuk lima besar Karang Taruna terbaik tingkat nasional.

KDS berharap pencapaian tersebut menjadi pemicu bagi organisasi kepemudaan lainnya untuk mengembangkan potensi masing-masing.

“Prestasi Karang Taruna Asoka menunjukkan bahwa pemuda Kabupaten Bandung memiliki kemampuan untuk bersaing. Ini harus menjadi motivasi bagi Karang Taruna lainnya,” ujarnya.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung Ruli Yuliana mengatakan, kegiatan Bina Wilayah tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarpengurus sekaligus meningkatkan kontribusi Karang Taruna kepada masyarakat.

Kegiatan itu diikuti pengurus Karang Taruna dari 31 kecamatan dan 280 desa serta kelurahan di Kabupaten Bandung.

Ruli mengatakan, stigma bahwa Karang Taruna hanya berperan sebagai panitia kegiatan Agustusan perlahan telah berubah.

“Karang Taruna sekarang berusaha hadir bukan hanya ketika ada kegiatan seremonial. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, kami berupaya turun langsung dan ikut menyelesaikan persoalan di lapangan,” ujar Ruli.

Ia menyebut munculnya sejumlah Karang Taruna berprestasi menjadi indikator bahwa potensi pemuda di Kabupaten Bandung terus berkembang.

Salah satunya Karang Taruna Asoka Ciwidey yang berhasil masuk lima besar tingkat nasional.

“Prestasi Karang Taruna Asoka kami harapkan menjadi motivasi bagi Karang Taruna di desa dan kelurahan lainnya agar terus mengembangkan potensi dan memberikan manfaat,” katanya.

Ruli menegaskan, Karang Taruna Kabupaten Bandung akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah sekaligus mendorong pemuda memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia.

“Kami ingin seluruh potensi pemuda bisa dikembangkan sehingga keberadaan Karang Taruna benar-benar memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” tutur Ruli.*

Pos terkait