SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Jawa Barat, bakal mendapat tambahan 106 unit kendaraan untuk mendukung penanganan sampah melalui program Integrated Solid Waste Management Project (ISWMP). Bantuan tersebut terdiri dari kendaraan roda tiga, mobil pikap, dan mobil kompaktor yang akan disalurkan secara bertahap.
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira mengatakan, bantuan tersebut merupakan dukungan pemerintah pusat bagi Kota Cimahi yang menjadi salah satu dari 15 kabupaten/kota penerima program ISWMP di Indonesia.
Rinciannya, sebanyak 34 unit kendaraan roda tiga atau Tosa, 67 unit mobil pikap, serta lima unit mobil kompaktor. Selain itu, program pengelolaan sampah tersebut diperpanjang hingga 2027.
Adhitia berharap, penambahan armada itu dapat memperkuat upaya Pemkot Cimahi dalam menangani persoalan sampah, terutama untuk mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir (TPA).
“Bantuan ini menjadi dukungan bagi Kota Cimahi untuk meningkatkan penanganan sampah. Kendaraan akan datang secara bertahap, mulai dari Tosa, mobil pikap, hingga mobil kompaktor,” kata Adhitia dikutip dari portal Pemkot Cimahi, Kamis (29/10/2026).
Penambahan armada tersebut dinilai penting karena sampah dari Kota Cimahi yang dibuang ke TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, mencapai sekitar 95–100 ton per hari.
Di sisi lain, daya tampung TPA Sarimukti semakin terbatas. Tempat pembuangan akhir regional tersebut diproyeksikan mencapai kapasitas penuh pada periode Oktober hingga Desember 2026.
Untuk mengantisipasi persoalan itu, Pemkot Cimahi juga mengembangkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentiong melalui kolaborasi dalam program ISWMP bersama Bank Dunia, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kementerian Dalam Negeri.
Adhitia menjelaskan, pemerintah daerah terus mengupayakan penanganan sampah melalui berbagai program, termasuk Sapu Jagat dan pelatihan pengelolaan sampah.
Ia menekankan bahwa penambahan kendaraan perlu diimbangi perubahan pola pengelolaan sampah. Masyarakat diharapkan mulai memilah dan mendaur ulang sampah agar tidak seluruhnya berakhir di TPA.
Dengan dukungan armada dan fasilitas pengolahan, Pemkot Cimahi berharap pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal serta mengurangi beban TPA Sarimukti.*





